Polisi Tangkap 13 Tersangka Jaringan Pinjol Ilegal yang Sebabkan Ibu Bunuh Diri

0
Ilustrasi seseorang diborgol. (Foto: Pelopor/Freepik)

Pelopor.id | Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap 13 tersangka jaringan aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal yang meneror seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, hingga bunuh diri akibat terlilit utang. Sebanyak tiga orang dari 13 tersangka itu adalah warga negara asing (WNA).

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan peran para tersangka beragam, mulai dari desk collection (menagih utang secara virtual) hingga pengendali dari pinjol ilegal tersebut.

“Satu, tersangka RJ berperan sebagai operator untuk mentransmisi SMS yang berisi kesusilaan, ancaman, dan penistaan kepada korban pinjol. Dari tersangka didapatkan barang bukti berupa 2 modem, 1 komputer, 1 CPU, sisa SIM card Telkomsel, dan 2 HP,” kata Whisnu, pada Rabu (17/11/2021).

“Tersangka WJS (32), WNA. WJS merupakan pengendali KSP Inovasi Milik Bersama dan pendiri aplikasi Flinpay, dan melakukan rekrutmen orang-orang untuk mengembangkan bisnis KSP IMB, serta mencari pinjol-pinjol ilegal untuk menjadi mitra dari KSP IMB,” sambungnya.

Baca juga: Pantasan Galak, Penghasilan Debt Collector Pinjol Tembus Belasan Juta

Diketahui, Bareskrim Polri membongkar jaringan aplikasi pinjol ilegal yang dinaungi oleh PT AFT, mitra KSP IMB, dengan menangkap total 13 tersangka. Polisi juga menyita uang senilai Rp 217 miliar dari PT AFT yang disimpan di tujuh rekening berbeda.

PT AFT bertindak sebagai perusahaan penyelenggara transfer dana. KSP IMB ini dikendalikan oleh seorang warga negara (WN) China berinisial WJS (32), yang ditangkap Bareskrim beberapa waktu lalu di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat hendak terbang ke Istanbul, Turki.

Baca juga: Lakukan Tiga Hal Ini Jika Data Diri Digunakan Pinjol Ilegal

Terkait maraknya kasus pinjol ilegal, Whisnu mengatakan masyarakat tidak perlu lagi melaporkan ke Mabes Polri di Jakarta, melainkan bisa lapor langsung ke polres dan polda setempat. Whisnu memastikan, Bareskrim sudah mengirimkan telegram kepada jajaran di polres dan polda untuk menginstruksikan penyelidikan dan penyidikan di wilayah masing-masing.

Sebelumnya, Polri juga sudah menyediakan layanan hotline terkait pinjaman online melalui WhatsApp di nomor 0812-1001-9202 dan Instagram @satgas_pinjol_ilegal. []