Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

- Editor

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup band metal, Rahasia Intelijen. (Foto: Istimewa)

Grup band metal, Rahasia Intelijen. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Grup band metal alternatif Rahasia Intelijen kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia dengan merilis single terbaru berjudul “Suci Tanah Pembantaian”. Lagu ini resmi dirilis pada 15 Mei 2026 di bawah label HALOS Records dan hadir dengan aransemen agresif, matang, serta penuh energi.

Karya ini bukan sekadar ekspresi musikal, melainkan sebuah pernyataan yang menyoroti konflik berkepanjangan atas wilayah yang telah dipolitisasi selama lebih dari 1.200 tahun.

Formasi terbaru Rahasia Intelijen terdiri dari Anindya Pramadhyana, Winky Wiryawan, Cesar Alkautsar, Topan Tofano, dan Nicko Rahmat Prabowo.

Kehadiran Winky Wiryawan, yang dikenal luas sebagai DJ, aktor, dan musisi, membawa warna tersendiri dalam eksplorasi musikal band ini. Sementara itu, Anindya yang juga dikenal sebagai vokalis Saint Loco memperkuat karakter agresif dan intens dalam musikalitas Rahasia Intelijen.

Latar belakang para personel yang beragam dengan pengalaman panjang di industri kreatif menjadikan identitas band ini semakin solid dan matang.

Dalam keterangan tertulisnya, Anindya menyampaikan bahwa single Suci Tanah Pembantaian mengangkat isu mengenai tanah yang disucikan dan diperebutkan oleh beberapa agama besar dunia.

“Lewat lagu ini kami ingin menunjukkan bahwa konflik yang berlangsung berabad-abad bukan hanya soal perebutan wilayah, tetapi juga tentang bagaimana kepentingan elit sering kali mengorbankan masyarakat sipil. Musik adalah cara kami menyuarakan keresahan itu,” ujar Anindya Pramadhyana.

Lirik lagu ini membahas bagaimana nama Tuhan kerap dijadikan justifikasi atas konflik dan kekerasan, sementara pihak yang paling diuntungkan dari konflik berkepanjangan adalah para elit dan pemegang kekuasaan.

Di sisi lain, masyarakat sipil tetap menjadi korban utama dari situasi yang tidak kunjung usai.

Meski terinspirasi dari konflik global dan perang modern, lagu ini juga merefleksikan realitas sosial yang lebih luas, termasuk meningkatnya sentimen antar pemeluk agama, perang opini di ruang publik, serta derasnya arus disinformasi yang memecah masyarakat.

Baca Juga :   Party at Eden Perkenalkan Keisha Andaviar Lewat Single Crown of the Emperor

Winky Wiryawan menegaskan bahwa musik adalah medium yang paling jujur untuk menyampaikan refleksi sosial.

“Kami percaya musik adalah medium yang paling jujur untuk menyampaikan refleksi sosial. Suci Tanah Pembantaian adalah ekspresi kami terhadap realitas yang sering diabaikan,” tuturnya.

Dengan riff gitar tajam, vokal intens, serta ritme drum yang menghentak, single ini mempertegas identitas Rahasia Intelijen di skena musik Indonesia.

Lagu ini bukan hanya sekadar karya musik, tetapi juga manifesto tentang bagaimana musik dapat menjadi suara perlawanan terhadap ketidakadilan.

Single “Suci Tanah Pembantaian” kini sudah tersedia di berbagai platform pemutar musik digital mulai 15 Mei 2026, menjadi bukti konsistensi Rahasia Intelijen dalam menghadirkan karya yang relevan, kritis, dan penuh energi bagi para pendengar. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DNA Rilis Album Perdana OURORA; Eksperimen Lintas Genre dan Identitas Baru
Daftar Harga Tiket Konser Guns N’ Roses di Jakarta, Termurah Hanya Rp 1 Jutaan
Original Cast of Keumalahayati The Musical: Tribute dan Perjalanan Emosi
Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh
Roni Joni, Rycko Ria, Naomi Ivo Rilis Single Catchy Dopamine (Bukan Haluuu)
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Konser Guns N’ Roses pada November 2026
Visiting Jakarta Dukung Remember Fest 2026 Promosikan Pariwisata Kreatif
Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses
Grup band metal, Rahasia Intelijen merilis single Suci Tanah Pembantaian yang hadir dengan aransemen agresif dan kritik sosial tentang konflik berkepanjangan serta dampaknya terhadap masyarakat sipil.

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:47 WIB

DNA Rilis Album Perdana OURORA; Eksperimen Lintas Genre dan Identitas Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:10 WIB

Daftar Harga Tiket Konser Guns N’ Roses di Jakarta, Termurah Hanya Rp 1 Jutaan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:20 WIB

Original Cast of Keumalahayati The Musical: Tribute dan Perjalanan Emosi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:20 WIB

Roni Joni, Rycko Ria, Naomi Ivo Rilis Single Catchy Dopamine (Bukan Haluuu)

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:05 WIB

Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Konser Guns N’ Roses pada November 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:51 WIB

Visiting Jakarta Dukung Remember Fest 2026 Promosikan Pariwisata Kreatif

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Berita Terbaru