Diduga Selundupkan 1 Ton Sabu Mantan Atlet Sepeda BMK Tidak Ditahan, Begini Penjelasan Polisi

- Editor

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Seorang mantan atlet balap sepeda BMK berinisial NS (27 tahun) asal Pangandaran, sebelumnya ditangkap polisi dan diduga terlibat kasus penyelundupan sabu seberat satu ton lebih. Namun, Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat tidak menetapkan NS sebagai tersangka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes. Pol. Ibrahim Tompo menjelaskan alasan mereka tidak mengungkapkan NS sebagai tersangka lantaran belum ada bukti keterlibatan ia dengan jaringan narkotika tersebut.

“NS waktu itu diamankan, tetapi dia masih dalam lidik keterangan yang diperoleh belum ada keterkaitan dari jaringan ini,” tutur Kombes Ibrahim di Pusat pendidikan Intelijen, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis, (24/03/2022).

Menurutnya, keberadaan NS di lokasi pengungkapan saat itu, lantaran tengah menemani kekasihnya berinisial MH (20) yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan pacar dari salah seorang tersangka, orang Afganistan,” ungkap Kombes Ibrahim.

Pihak Kepolisian juga belum bisa menyimpulkan apakah tersangka warga negara asing ini merupakan imigran gelap. Yang Jelas MH ditangkap ketika sedang di Indonesia.

Mantan atlet balap sepeda BMK asal Pangandaran, Jawa Barat, NS (27) sempat diamankan Direktorat Narkoba Polda Jabar bersama empat orang lainnya di Pantai Madasari, Pangandaran, Jawa Barat, Rabu, (16/03/2022).

Saat pengamanan, Polda Jabar berhasil mengungkap penyelundupan sabu seberat 1,196 ton di Pantai Madasar Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dari pengungkapan kasus ini, Polisi menangkap lima orang tersangka, salah satunya seorang warga negara Afghanistan. Sabu-sabu seberat lebih dari 1 ton ini, dibawa melalui jalur laut, dengan cara membawanya dari perahu ke perahu.

Selain itu, Polisi juga turut mengamankan barang bukti seperti perahu nelayan, tiga mobil untuk mengangkut, ponsel, ATM, air soft gun serta rekaman CCTV. Atas perbuatan ini, Polisi menjerat mereka dengan Pasal 112, 113, 114, 115 dan Pasal 132 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau seumur hidup 20 tahun.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sindikat Pembuat Kartu Prakerja Keruk Untung Rp 500 juta Perbulan

Berita Terkait

Sidang Lanjutan Sengketa Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Hadirkan Ahli Fakultas Hukum UI
Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Kasus Sengketa Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Masih Bergulir di Pengadilan, Begini Kronologi Awalnya
Sidang Gugatan Warga Ruko Marinatama dengan Pengelola Kembali Digelar, Siap Datangkan Saksi Ahli
Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua dengan Pengelola, Kuasa Hukum Harapkan Mediasi Dengan Kemenhan
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB