Profil Komedian Tukul Arwana yang Menderita Pendarahan Otak

0
Komedian Tukul Arwana. (Foto: Pelopor/Instagram @tukul.arwanaofficial)

Pelopor.id | Jakarta – Komedian Tukul Arwana telah menjalani operasi pendarahan otak dan kini sedang dalam masa pemulihan. 

“Alhamdulillah sudah dilakukan operasi. Sekarang sedang dalam masa pemulihan. Saya mewakili keluarga besar Tukul Arwana minta doanya agar beliau lekas pulih, lekas menghibur kembali di layar kaca, di stasiun TV,” ungkap manajer Tukul, Kimon, di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta, Kamis (23/09/2021), seperti dikutip dari Insertlive.com.

Kimon juga membenarkan bahwa kondisi Tukul sudah mulai membaik. Namun ia belum bisa membeberkan secara lebih rinci, karena masih menunggu keterangan dari dokter.

Sebelumnya, Tukul Arwana sempat tak sadarkan diri ketika dilarikan ke rumah sakit, pada Rabu malam (22/09/2021). 

Baca juga: Sukses Jalani Diet, Ini Profil Desainer & Presenter Ivan Gunawan

Profil Tukul Arwana

Tukul Arwana adalah seorang pelawak dan pembawa acara televisi. Dia lahir di Semarang pada 16 Oktober 1963, dengan nama asli Riyanto. Ketika masih muda, Tukul sering tampil melawak di berbagai panggung perayaan 17 Agustus. Selain itu, ia juga pernah mencari nafkah sebagai sopir omprengan di Semarang. 

Tukul kemudian hijrah ke Jakarta karena diajak temannya, Joko Dewo dan Tony Rastafara. Dalam keadaan ekonomi yang masih pas-pasan, pada tahun 1995, Tukul nekad menikah dengan wanita asal Minang bernama Susi dan mereka pun tinggal di sebuah rumah kontrakan, di daerah Cipete Utara, Jakarta Selatan. Saat itu, Tukul menafkahi keluarganya dengan menjadi sopir pribadi. 

Sampai akhirnya ia melamar kerja di Radio Humor SK dan di sana ia bertemu dengan rekan pelawak yang lain, seperti Bagito, Patrio dan Ulfa. Kemudian, Tukul makin fokus pada kariernya di dunia hiburan ketika ia diajak main Lenong Rumpi oleh Ramon Papana, yang berlanjut menjadi pendamping Joshua Suherman di video klip ‘Air’ dengan icon diobok-obok.

Baca juga: Profil Pedangdut ‘Hap’ Saipul Jamil Mantan Napi Pedofil

Sejak itu, pintu kesuksesan mulai terbuka. Tukul pun diminta menjadi presenter dalam acara “Aduhai” di TPI dan acara “Dangdut Ria” di Indosiar. Kariernya makin cemerlang, setelah pada September 2005, ia menjadi presenter “Empat Mata” di TV7, yang kini bernama Trans7. Tukul terbilang sukses membawa program ini.

Namun, acara tersebut pernah beberapa kali ditegur oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pada 2007, “Empat Mata” menampilkan adegan Sumanto, si manusia kanibal. Sedangkan di tahun berikutnya, acara tersebut menampilkan adegan makan katak hidup-hidup. Akhirnya, KPI melarang penayangan “Empat Mata”. 

Baca juga: Profil Coki Pardede yang Pakai Narkoba Lewat Dubur

Untuk menyiasatinya, “Empat Mata” pun berganti nama menjadi “Bukan Empat Mata”. Berkat pembawaan Tukul yang terlihat ndeso dan kocak, program itu berhasil meraih penghargaan Panasonic Awards tahun 2009 dan 2010 untuk kategori talkshow hiburan. Tukul membawakan acara “Bukan Empat Mata” selama hampir 11 tahun, hingga akhirnya program itu berhenti tayang pada 2016.

Pada tahun 2017, ia kembali diminta menjadi presenter talkshow di Kompas TV, dalam program “The Interview with Tukul Arwana”. Kemudian pada 2020, ia menjadi pembawa acara Tukul Arwana One Man Show di Indosiar. []