Pelopor.id – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (Kadispar NTB) Yusron Hadi, menyatakan bahwa tempat wisata tidak akan ditutup pada saat libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2021. Hal ini sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 62 tahun 2021, dimana di dalamnya tidak ditemukan klausul yang menyatakan tempat wisata harus ditutup.
“Kami tidak menutup, tetapi pengunjung yang kami batasi hingga 50 persen,” ujar Yusron Hadi, Sabtu 4 Desember 2021.
Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyampaikan, kebijakan baru itu bukan berita yang enak didengar bagi industri pariwisata yang sedang mencoba bangkit setelah sekitar dua tahun mati suri.
“Tadinya akan memanfaatkan momen sebelum pembatasan kegiatan Natal dan Tahun Baru di akhir tahun,” ucapnya.
Sedangkan Pengamat Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi mempertanyakan bahwa jika tempat pariwisata ditutup terus, lalu kapan waktunya pariwisata bisa hidup berdampingan dengan covid-19.

“Walaupun ada varian baru, kalau ditutup, kapan kita bisa hidup berdampingan dengan pandemi. Kita tidak pungkiri covid-19 masih ada, tapi kan pengunjung kita batasi,” tutur penulis buku protokol destinasi ini.
TR panggilan akrabnya juga menegaskan, bahwa penerapan protokol kesehatan juga tetap menjadi perhatian dan fokusnya.
Baca juga :
- UNWTO Nobatkan Nglanggeran Yogyakarta Sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia
- Taufan Rahmadi: Terpilih Wakili Indonesia di Ajang Best Tourism Village UNWTO Kemenangan Bagi Tetebatu
- Mengenal Tiga Desa Wisata Wakil Indonesia di Ajang UNWTO
“Pariwisata Lombok Sumbawa sedang moncer-moncernya, kalau harus ditutup saat libur natal dan tahun baru, waduh….jangan lah. Pemerintah memang memberlakukan status PPKM level III, tapi kan gak harus tutup. Dibatasi lah….,” pintanya.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyoroti kebijakan penghapusan cuti bersama Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, kebijakan ini juga akan mengurangi potensi orang berlibur di akhir tahun, dan pasti berdampak ke sektor pariwisata. []












