Mengenal Tiga Desa Wisata Wakil Indonesia di Ajang UNWTO

- Editor

Minggu, 31 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengenal Tiga Desa Wisata Wakil Indonesia di Ajang UNWTO. (Foto:Pelopor.id/Kemenparekraf)

Mengenal Tiga Desa Wisata Wakil Indonesia di Ajang UNWTO. (Foto:Pelopor.id/Kemenparekraf)

Pelopor.id – Badan PBB yang menangani masalah pariwisata dunia UNWTO, menyelenggarakan program Best Tourism Villages yang menawarkan negara-negara anggotanya untuk berpartisipasi dan mengirimkan aplikasi maksimal 3 desa wisata tahun ini.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui akun media sosialnya menjelaskan, program tersebut, diperuntukkan bagi desa wisata yang berkomitmen terhadap visi pariwisata inklusif dan berkelanjutan, perlindungan terhadap alam dan budaya, inovasi dan kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan masyarakat dan pengunjung, hingga nilai kelokalan seperti gastronomi dan kerajinan lokal.

Keuntungan dari Desa wisata yang lolos seleksi dan evaluasi UNWTO adalah, desa wisata tersebut akan memperoleh UNWTO Best Tourism Villages Label, dimana desa wisata bisa mendapatkan pengakuan internasional sebagai suatu contoh praktik terbaik destinasi wisata pedesaan.

Meski demikian, desa wisata yang tidak lolos kategori Label itu, juga tidak perlu berkecil hati lantaran akan dipilih UNWTO untuk masuk dalam “UNWTO Best Tourism Villages Update Programme”.

Pengumuman pemenangnya akan dilakukan saat UNWTO General Assembly ke-24 tanggal 30 November – 1 Desember 2021. Adapun desa yang mewakili Indonesia untuk mengikuti program Best Tourism Village dari UNWTO:

1. Desa Wisata Nglanggeran

Desa Wisata Nglanggeran
Desa Wisata Nglanggeran. (Foto:Pelopor.id/Kemenparekraf)

Nglanggeran adalah sebuah desa yang terletak di Gunungkidul, Yogyakarta. Desa ini dikelola sebagai Geopark Gunung Sewu dan pada 2015 berhasil masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark. Desa Wisata Nglanggeran berhasil memenuhi konsep pengembangan kawasan dengan menerapkan 3 unsur utama yaitu Geodiversity, Biodiversity dan Culturaldiversity untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga bisa tetap menjaga dan melestarikan alam, budaya serta kehidupan di dalamnya.

2. Desa Wisata Tetebatu

Tetebatu
Desa Wisata Tetebatu yang terletak di Sikur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Tetebatu adalah desa wisata yang terletak di Sikur, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) persisnya dibawah gunung Rinjani. Dari Tetebatu wisatawan bisa melihat pemandangan Gunung Sangkareang dan Gunung Rinjani. Ada dua air terjun di Tetebatu, yakni air terjun Sarang Walet atau Bat Cave dan air terjun Kokok Duren. Ada juga “Hutan Monyet” dimana kita bisa melihat monyet hitam yang merupakan satwa asli Tetebatu. Tak ketinggalan, wisata religi dengan melihat peninggalan bersejarah berupa Alquran kuno yang terbuat dari bahan kayu dan kulit onta.

Baca Juga :   Kloter Pertama Haji Indonesia Berangkat 4 Juni, Biaya Rp81,7 Juta Per Jamaah

3. Desa Wisata Wae Rebo

Wae Rebo
Desa Wae Rebo. (Foto: Pelopor.id/Shutterstock/Sutiwat Jutiamornloes)

Wae Rebo merupakan desa adat di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut. Di kampung ini hanya terdapat 7 rumah utama atau yang disebut sebagai Mbaru Niang. Kampung Wae Rebo berusia lebih dari seribu tahun yang letaknya bersembunyi di kaki rimba Poco Roko, hutan lebat di atas wilayah Satarmese. Nama Wae Rebo menjadi terkenal sejak meraih penghargaan UNESCO pada tahun 2012. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru