Pelopor.id | Masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), baru saja menjalankan ritual Mandi Safar pada Rabu (06/10/2021). Mandi Safar adalah ritual yang dikenal dengan istilah ‘Rebo Bontong’ yang dilaksanakan rutin setiap tahun dibulan Safar (perhitungan kalender Islam). Ritual ini dipercaya akan membangkitkan pariwisata Lombok-Sumbawa, yang sebelumnya mati suri akibat pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi ikut serta dalam ritual tradisi Rebo Bontong di Gili Meno. Ia menilai tradisi Rebo Bontong merupakan aset budaya masyarakat Lombok. Budaya ini, jika dikemas menarik bisa menjadi atraksi unik yang layak jual selama masa pemulihan pariwisata NTB.
Profil Yusron Hadi
Mari kita mengenal sosok Yusron Hadi, Putra Lombok yang membesarkan pariwisata NTB.
Yusron Hadi lahir di Lombok Timur, NTB, pada 11 Juni 1970. Ia memiliki seorang istri bernama Hj. Nurul Amalia dan seorang anak bernama Salsabila Rifda Afiya.
Yusron meraih gelar Sarjana Tehnik (ST) Perencanaan Wilayah dan Kota di Malang pada 1995. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan S2 dan mendapatkan gelar Master of Urban Management (MUM) University of Canberra, Australia, pada tahun 2001.
Tidak hanya pendidikan formal, Yusron sebagai seorang pengawai negeri sipil (PNS) juga menempuh pendidikan struktural, yaitu Diklat Pimpinan tingkat IV (2003), Diklat Pimpinan tingkat III (2011) dan Diklat Pimpinan tingkat II (2017).

Sebelum menjadi Kepala Dinas Pariwisata NTB, ia menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB (2019-2021), setelah menjadi Kepala Biro Organisasi Setda NTB ( 2017-2019).
Selama Yusron mengabdi sebagai PNS, cukup banyak pencapaian yang sudah ia raih, antara lain menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi NTB 2010-2030, memfasilitasi Juara 3 Nasional Anugerah Perencanaan Pembangunan Daerah bagi Provinsi skala menengah pada tahun 2013-2014, memfasilitasi Golden Award bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam Pelayanan Publik dari Ombudsman RI 2018, dan memfasilitasi pembangunan Samsat Kapal Perikanan Provinsi NTB 2020.
Yusron Hadi juga aktif mengikuti pelatihan di luar negeri, beberapa di antaranya The Optimal Site for Kobold Turbine (ICS Unido Trieste Italy, 2007), Port Management and Planning (Bremen-Germany 2009), Global Geopark Network Conference (Torkey UK, 2016) dan Study visit Ningxia Province (China, 2017). []












