Kardinal Pendukung Demokrasi Ditangkap di Hong Kong

- Editor

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kardinal Joseph Zen. (Foto: Pelopor.id/oldyosef.hkdavc.com)

Kardinal Joseph Zen. (Foto: Pelopor.id/oldyosef.hkdavc.com)

Jakarta | Penangkapan Joseph Zen, seorang kardinal berusia 90 tahun, di bawah undang-undang keamanan nasional Hong Kong telah mengejutkan komunitas Katolik kota itu, ketika Vatikan berusaha memperbarui kesepakatan rahasia dengan Beijing.

Penangkapan Zen terjadi selama tindakan keras oleh Beijing terhadap perbedaan pendapat di Hong Kong, memperdalam kekhawatiran bahwa pembatasan gaya Tiongkok daratan pada iman akan datang ke kota yang dulunya blak-blakan, di mana banyak pendukung demokrasi beragama Kristen.

“Mereka yang menentang kesepakatan itu sekarang memiliki alasan yang lebih kuat untuk menentangnya,” kata Beatrice Leung, anggota Sisters of the Precious Blood dan teman lama Zen, yang dikutip dari AFP.

Zen, salah satu ulama Katolik berpangkat tinggi di Asia, termasuk di antara lima pendukung demokrasi yang ditangkap bulan ini karena berkonspirasi untuk berkolusi dengan pasukan asing.

Kelompok ini sedang diselidiki atas dana yang kini tidak berfungsi untuk membantu membayar biaya hukum bagi para pembangkang, dan mereka akan muncul untuk panggilan pengadilan pada hari Selasa.

Zen, yang melarikan diri dari daratan Tiongkok sebelum komunis mengambil alih pada tahun 1949, tenang ketika polisi datang untuknya.

“Jangan takut akan Tuhan yang telah merencanakan semuanya,” katanya menurut Oscar Lai, seorang petugas keuskupan yang menawarkan diri untuk membantunya.

Dalam beberapa dekade terakhir, Vatikan telah membangun hubungan dengan Tiongkok. Puncaknya adalah kesepakatan 2018, yang isinya tetap rahasia, memungkinkan Tiongkok untuk memilih uskup di daratan dan kemudian meminta Roma menyetujui mereka.

Zen sangat kritis, menyebut kesepakatan itu sebagai penjualan umat Katolik “bawah tanah” Tiongkok. Perjanjian itu diperbarui pada 2020, bahkan ketika Beijing dituduh menindas Muslim di wilayah barat jauh Xinjiang dan umat Kristen bawah tanah di timur Tiongkok.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Panel AS Rekomendasikan Vaksin Covid untuk Balita

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB