Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

- Editor

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Honest Card. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Honest Card. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Meski banyak masyarakat Indonesia telah memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan yang memadai, akses terhadap kartu kredit masih tergolong rendah.

Data Bank Indonesia mencatat bahwa penetrasi kepemilikan kartu kredit baru mencapai sekitar 7 persen dari total populasi per Januari 2025. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Thailand (35 persen) dan Malaysia (30 persen).

Kondisi tersebut mendorong masyarakat mencari alternatif pembiayaan yang lebih mudah diakses, seperti pinjaman online (pinjol) dan layanan Buy Now Pay Later (BNPL). Namun, lonjakan penggunaan layanan ini juga membawa risiko.

Data OJK menunjukkan bahwa utang konsumtif melalui pinjol dan BNPL meningkat 33 persen dalam setahun, dari Rp 57 triliun pada April 2024 menjadi Rp 76 triliun pada April 2025. Tingkat Wanprestasi 90 hari (TWP90) pun ikut naik menjadi 2,93 persen, tertinggi sejak 2017, menandakan potensi beban finansial jangka panjang akibat akses kredit instan tanpa edukasi yang memadai.

Menjawab tantangan tersebut, Honest hadir sebagai satu-satunya fintech di Indonesia yang memiliki izin kartu kredit melalui produk Honest Card. Dengan tingkat persetujuan aplikasi mencapai 90 persen, Honest menawarkan pendekatan baru yang lebih inklusif dan bertanggung jawab.

Menggunakan teknologi data alternatif dan evaluasi berbasis perilaku, Honest menentukan limit awal pengguna mulai dari Rp1 hingga Rp100 juta, disesuaikan dengan profil dan kebiasaan transaksi masing-masing.

Menariknya, meski limit awal bisa sangat kecil, kartu tetap berfungsi penuh untuk transaksi harian setelah pengguna mengisi kredit. Limit akan meningkat secara bertahap berdasarkan pola penggunaan yang sehat dan konsisten.

“Kenaikan limit ini dipandu oleh misi di aplikasi, seperti membayar tagihan tepat waktu atau menggunakan kartu minimal tiga kali dalam sebulan,” jelas Panji Puntadewa selaku Direktur Honest.

Baca Juga :   Mengenal Koin Kripto Dogecoin

“Dengan cara ini, Honest menyeimbangkan inklusi dengan mitigasi risiko,” ujar dia.

Fitur guided credit growth menjadi inti dari strategi Honest, di mana pengguna yang aktif dan bertanggung jawab akan mendapatkan kenaikan limit secara terukur. Honest Card juga membebaskan biaya bunga dan administrasi bulanan bagi pengguna yang membayar penuh dan tepat waktu, tanpa biaya tahunan.

Selain itu, pengguna bisa menikmati reward menarik untuk kebutuhan sehari-hari, seperti belanja di minimarket, pengisian bensin, dan transaksi e-commerce.

Setiap transaksi dengan Honest Card juga menghasilkan Honest Poin, sistem cashback hingga 1% tanpa batas, yang bisa digunakan untuk potongan tagihan berikutnya. Berbeda dari kartu debit atau e-wallet, Honest Card memberikan nilai tambah di setiap penggunaan.

Dari sisi keamanan, Honest Card mengadopsi teknologi perlindungan fintech terbaru dan standar keamanan sesuai ketentuan Bank Indonesia.

Berkolaborasi dengan Mastercard, kartu ini dilengkapi sistem anti-fraud canggih dan terhubung dengan SLIK OJK untuk mencatat riwayat kredit positif pengguna, mendukung akses keuangan jangka panjang.

“Tujuan kami bukan hanya memberi kartu, tetapi membantu membentuk kebiasaan yang bertahan lama,” ucap Panji.

“Dengan proteksi dan pengalaman yang transparan, kami ingin pengguna merasa aman dan percaya diri dalam mengelola kreditnya,” ujarnya.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi Honest di www.honest.co.id atau mengikuti akun media sosial @honestindo di Instagram dan TikTok. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa
Indonesia Ukir Sejarah di Kejuaraan Cheerleading World Championships (CWC) XII
Sidang Ke-6 Kasus Perselisihan Warga Ruko Marinatama Mangga Dua, Pihak Tergugat Enggan Beri Keterangan
UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Bank Jakarta Dukung Program Sanitasi Ramah Lingkungan Melalui Peresmian Instalasi Biodigester Komunal
FDA Setujui 4 Laboratorium Indonesia Uji Celsium-137
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
Penetrasi kepemilikan kartu kredit baru mencapai sekitar 7 persen dari total populasi per Januari 2025.

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru