Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

- Editor

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tikus (Foto: istimewa)

Tikus (Foto: istimewa)

Jakarta – Merek roti paling terkenal di Jepang, Pasco menarik kembali ribuan bungkus produknya dan menawarkan pengembalian uang setelah ditemukan sisa-sisa tikus dalam kemasan produk tersebut.

Sekitar 104.000 bungkus roti tawar potong yang dibuat oleh Pasco Shikishima Corporation telah ditarik dari rak setelah ditemukan bagian tubuh tikus hitam setidaknya dalam dua paket.

Baca Juga :   Tiongkok, Rusia dan Korut Masuk Daftar Masalah Keamanan Utama Jepang

Roti Pasco adalah makanan pokok di banyak rumah tangga Jepang dan banyak ditemukan di supermarket dan toko serba ada di seluruh negeri.

Sejauh ini belum ada laporan siapa pun yang jatuh sakit akibat penyakit ini, kata Pasco dalam sebuah pernyataan awal pekan ini seperti dikutip dari BBC, Jumat (10/05/2024).

Baca Juga :   Mantan PM Australia Membela Perebutan Kekuasaan Rahasia

“Kami sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pelanggan kami, mitra bisnis, dan semua pihak terkait,” sebut Pasco.

Roti tersebut diproduksi di sebuah pabrik di Tokyo, yang jalur perakitannya telah ditangguhkan. Pasco tidak mengatakan bagaimana sisa-sisa tikus tersebut bisa dimasukkan ke dalam produknya, namun mereka berjanji untuk “melakukan yang terbaik untuk memperkuat kontrol kualitas sehingga hal ini tidak akan terjadi lagi”.

Baca Juga :   Centara Hotel Osaka Bakal Beroperasi Mulai Juli 2023

Perusahaan tersebut telah menerbitkan formulir di situs webnya bagi pelanggan yang terkena dampak untuk mengajukan pengembalian dana secara online. Produknya juga diekspor ke AS, Tiongkok, Australia, Singapura, dan negara-negara lain. Penarikan makanan jarang terjadi di Jepang, negara dengan standar sanitasi yang tinggi.

Namun ada beberapa kekhawatiran kesehatan terkait makanan baru-baru ini. Awal bulan ini, ratusan siswa di prefektur Miyagi timur laut jatuh sakit setelah meminum susu yang disuplai ke sekolah mereka.

Baca Juga :   Rivian Berhasil Catatkan Kinerja Positif di Kuartal 1

Pada Maret lalu, produsen obat Kobayashi Pharmaceutical mengeluarkan penarikan sukarela atas suplemen makanan yang dimaksudkan untuk menurunkan kolesterol. Perusahaan tersebut mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya sedang menyelidiki lima kematian yang berpotensi terkait dengan produk yang mengandung beras ragi merah.

Tahun lalu, jaringan toko serba ada 7-Eleven juga meminta maaf dan mengumumkan penarikan kembali setelah seekor kecoa ditemukan di dalam bola nasi. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri
Rumah Mode Balenciaga Putus Hubungan dengan Kanye West

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB