Australia Tetapkan Koala Sebagai Spesies Terancam Punah

- Editor

Minggu, 13 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koala. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/Pexels)

Koala. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/Pexels)

Pelopor.id – Pemerintah Australia, resmi mendaftarkan Koala sebagai spesies yang terancam punah di tiga negara bagian Pantai. Pendaftaran ini, untuk memastikan perlindungan tambahan dari pemerintah terhadap populasi Koala yang mengalami penurunan jumlah yang sangat dramatis.

Koala, merupakan salah satu hewan berkantung yang dulu berkembang pesat dan telah dirusak oleh pembukaan lahan, kebakaran hutan, kekeringan, penyakit, dan ancaman lainnya. Pemerintah setempat mengatakan, daftar itu berlaku untuk wilayah Queensland, New South Wales dan Wilayah Ibu Kota Australia (ACT).

Mamalia yang memiliki sidik jari ini, dikatakan berasal dari bahasa Australia pribumi yang berarti “tidak minum”. Namun sebenarnya, Koala minum air tetapi sangat jarang lantaran makanannya, daun ekaliptus, sudah mengandung cukup air sehingga koala tidak perlu turun dari pohon untuk minum.

Menteri Lingkungan Australia Sussan Ley mengumumkan Koala akan ditetapkan sebagai spesies yang terancam punah berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati (EPBC Act) 1999.

“Kami mengambil tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk melindungi koala, bekerja dengan para ilmuwan, peneliti medis, dokter hewan, masyarakat, negara bagian, pemerintah daerah dan pemilik tradisional,” tutur Ley.

Koala
Koala. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/AnnyksPhotography)

Para Pejabat sedang merancang rencana pemulihan dan pengembangan lahan saat ini akan dinilai dampaknya terhadap spesies tersebut. Sebelumnya, penyelidikan New South Wales pada 2021, menemukan bahwa koala akan punah di sana pada tahun 2050 kecuali ada tindakan sesegera mungkin.

Kebakaran hutan “Black Summer” pada 2019-2020, diperkirakan telah menewaskan 5 ribu koala dan memengaruhi 24 persen habitatnya hanya di New South Wales. Sedangkan Kelompok konservasi koala terbesar di Australia mengatakan, saat ini mungkin hanya ada 50 ribu Koala yang tersisa di alam liar.

Baca Juga :   Northstar Akuisisi Tambang Batubara Downer Asal Australia

“Koala telah berubah dari tidak terdaftar menjadi rentan menjadi terancam punah dalam satu dekade. Itu adalah penurunan yang sangat cepat. Keputusan hari ini disambut baik, tetapi itu tidak akan menghentikan koala jatuh menuju kepunahan kecuali jika tidak disertai undang-undang yang lebih kuat dan insentif pemilik lahan untuk melindungi rumah hutan mereka,” ungkap ilmuwan konservasi Stuart Blanch dari WWF-Australia.

Para ilmuwan juga memperingatkan, perubahan iklim akan memperburuk kebakaran hutan dan kekeringan, dan mengurangi kualitas makanan Koala, yakni daun kayu putih. Menurut kelompok konservasi, Koala juga bisa ditemukan di Australia Selatan dan Victoria namun jumlahnya menurun. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:35 WIB

Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:37 WIB

Bank Jakarta Raih Golden Champion in Satisfaction, Loyalty, & Engagement pada 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:35 WIB

Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Rabu, 19 November 2025 - 16:08 WIB

UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 19:55 WIB

Bank Jakarta Hadir di “Pasar Malem Narasi 2025”, Dorong Transaksi Non-Tunai Lewat Cara Kreatif dan Inklusif

Berita Terbaru

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB