Tiongkok Bakal Periksa Aplikasi yang Dapat Pengaruhi Opini Publik

- Editor

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiongkok Bakal Periksa Aplikasi yang Dapat Pengaruhi Opini Publik. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Tiongkok Bakal Periksa Aplikasi yang Dapat Pengaruhi Opini Publik. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Cyberspace Administration of China (CAC) atau Badan Siber Tiongkok, pada Rabu (5/1/2021) menyampaikan bahwa mereka akan memperluas pemeriksaan sistem keamanan kepada para pengembang yang meluncurkan aplikasi yang dapat memengaruhi opini publik.

Langkah baru ini, untuk mengontrol dan memantau informasi yang beredar di internet Negeri Tirai Bambu, yang sudah sangat disensor. Meski demikian, belum jelas apa yang dianggap regulator siber sebagai fungsi atau teknologi yang dapat memengaruhi opini publik.

Aturan baru Badan Siber Tiongkok ini, merupakan bagian dari rancangan penguatan peraturan yang telah dikeluarkan sebelumnya. Dimana mereka, berusaha menyusun kerangka kerja tentang bagaimana pembuat aplikasi harus beroperasi.

Peraturan baru itu menyebutkan, bahwa para penyedia aplikasi tidak boleh menggunakan perangkat lunaknya untuk terlibat dalam aktivitas yang membahayakan keamanan nasional, atau mengganggu ketertiban sosial.

Bahkan, aplikasi informasi berita juga harus mendapatkan lisensi, yang harus ditinjau oleh regulator seperti dikutip dari CNBC. Padahal, pemberitaan di Tiongkok sudah sangat disensor.

Selama setahun terakhir ini, Pemerintah Tiongkok memang terus memperketat peraturan di sektor teknologinya di dalam negeri di berbagai bidang, mulai dari antimonopoli hingga keamanan siber. Kehadiran dokumen baru Badan Siber Tiongkok ini bertujuan menyatukan undang-undang dan peraturan sebelumnya menjadi satu rangkaian aturan.

Meskipun sebagian besar aturan itu bukanlah hal yang baru. Seperti para pembuat aplikasi harus memiliki perlindungan data yang kuat. Ditambah otoritas Tiongkok telah mengesahkan undang-undang perlindungan data pribadi yang penting pada tahun lalu. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Evergrande Jual Saham Perusahaan Streaming untuk Cicil Utang

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB