Tiongkok Pangkas Suku Bunga Pinjaman Pertama Kali Dalam 20 Bulan

- Editor

Senin, 20 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pinjaman. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi pinjaman. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Bank Sentral Tiongkok, People’s Bank of China (PBOC), pada awal pekan ini memangkas suku bunga pinjaman (LPR) untuk pertama kalinya dalam 20 bulan terakhir. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya menopang ekonomi yang melambat.

LPR satu tahun diturunkan 5 basis poin menjadi 3,80% dari sebelumnya 3,85%, sedangkan LPR lima tahun tetap di 4,65%, seperti dikutip dari Reuters, Senin (20/12/2021).

Beberapa analis mengaitkan penurunan LPR satu tahun untuk mengurangi biaya pendanaan di bank, menyusul dua pemotongan rasio persyaratan cadangan (RRR) oleh bank sentral pada tahun ini. Kepala Ekonom Asia di Capital Economics Mark Williams pun mengharapkan akan adanya pemotongan 45 basis poin lebih lanjut, untuk LPR satu tahun selama 2022.

“Tanda-tanda awalnya adalah ini akan dilonggarkan, tetapi tidak terlalu besar. Kesan keseluruhan, termasuk dari pengumuman hari ini adalah bahwa kebijakan sedang dilonggarkan tetapi tidak secara dramatis,” ujar Mark.

Sebelumnya, PBOC memotong jumlah uang tunai yang harus disimpan bank sebagai cadangan pada minggu lalu, dengan melepaskan 1,2 triliun yuan dalam likuiditas jangka panjang. Beberapa analis memperkirakan, pemerintah dapat melakukan pelonggaran lebih lanjut untuk menahan perlambatan ekonomi.

Sejumlah indikator ekonomi baru-baru ini termasuk penjualan ritel dan pertumbuhan investasi, menunjukkan ekonomi yang melambat. Sedangkan pembatasan peraturan pada sektor teknologi telah meredam sentimen investor dan pembatasan baru untuk memerangi meningkatnya kasus COVID-19 dapat menekan pertumbuhan ekonomi. []

Baca juga: China Kalahkan AS Sebagai Negara Terkaya di Dunia

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Coca-Cola Luncurkan Botol dengan Tutup Berengsel di Skotlandia

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Senin, 15 Mei 2023 - 17:28 WIB

Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:05 WIB

Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Sabtu, 31 Desember 2022 - 13:42 WIB

Tesla Babak Belur di Wall Street

Senin, 26 Desember 2022 - 11:29 WIB

Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terbaru