Panel Kementerian Kesehatan Jepang Setujui Pil Antivirus Covid dari Merck

- Editor

Sabtu, 25 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi obat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi obat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Panel Kementerian Kesehatan Jepang merekomendasikan persetujuan pil antivirus Covid-19 yang dikembangkan oleh Merck & Co Inc, menyusul kekhawatiran meningkatnya kasus Covid varian Omicron. Langkah ini juga sebagai bagian dari rencana Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida meluncurkan pengobatan baru pada akhir tahun 2021.

Keputusan panel menetapkan mulai akhir pekan ini dilakukan tahapan pengiriman 200.000 dosis di seluruh negeri Jepang, berdasarkan persiapan yang diumumkan sebelumnya oleh PM Kishida.

“Saya yakin pendistribusian obat ini merupakan langkah maju yang besar untuk penanganan Covid-19 bangsa kita,” kata Menteri Kesehatan Jepang Shigeyuki Goto, seperti dikutip dari Reuters.

Dengan demikian, beberapa institusi medis dan apotek di Jepang akan mulai menerima pil tersebut, paling cepat Senin pekan depan. Jepang juga sangat berharap pada perawatan oral untuk mencegah infeksi serius dan kematian, jika terjadi gelombang keenam pandemi.

Pada bulan lalu, Pemerintah Jepang memang telah setuju membayar Merck dan mitranya, Ridgeback Biotherapeutics, sekitar USD 1,2 miliar untuk 1,6 juta program molnupiravir. Selain pil antivirus Merck, PM Kishida juga meraih kesepakatan 2 juta dosis pil antivirus terpisah yang dikembangkan oleh Pfizer Inc.

Jepang pada pekan ini telah mengkonfirmasi kasus infeksi Omicron pertama yang diketahui tidak dapat ditelusuri kembali ke pelancong luar negeri. Kini, transmisi komunitas dari varian itu telah ditemukan di kota-kota barat Osaka dan Kyoto, dan kasus yang dicurigai diumumkan di Tokyo. []

Baca juga: Waduh, Kasus Omicron RI Bertambah Lagi

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Susunan Dewan Komisioner OJK Terpilih 2022-2027 dan 3 PR yang Perlu Dilakukan

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Kamis, 9 April 2026 - 22:08 WIB

Tiket Presale Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Ludes dalam 1 Jam

Selasa, 7 April 2026 - 16:10 WIB

Julyandra Aip DPO dan Kisi Bawa Nuansa Kontemplatif di Kurasi Musik Tebet

Selasa, 7 April 2026 - 15:42 WIB

Pugar Restu Julian Sajikan Lirik Frontal di Single Depresi Kelas Menengah

Selasa, 7 April 2026 - 15:01 WIB

Kukudabukon Luncurkan Single Menerka Sampai Mati Sebelum Album Penuh

Sabtu, 4 April 2026 - 17:44 WIB

Grup Band Cockpit+ Lahir, Siap Lanjutkan Tradisi Rock Genesis di Indonesia

Berita Terbaru