Alasan Pabrik Samsung di Tiongkok Alami Gangguan Produksi

- Editor

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung kantor Samsung. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Babak)

Gedung kantor Samsung. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Babak)

Jakarta | Pabrik Samsung Electronics di Tiongkok mengalami hambatan dalam memproduksi chip, lantaran kekurangan bahan utama yang diimpor dari Korea Selatan. Hal itu terjadi akibat sopir truk di Korea Selatan sedang melakukan mogok kerja.

Pasalnya, serikat pekerja menuntut jaminan upah minimum dan memprotes kenaikan harga bahan bakar. Serikat dan pemerintah masih belum menemui titik tengah, meski sudah melalui empat kali negosiasi. Serikat pun menyatakan akan tetap melanjutkan mogok kerja.

Menurut laporan Asosiasi Perdagangan Internasional Korea atau Korea International Trade Association (KITA) pada Selasa (14/06/2022), ada sekitar 90 ton bahan baku untuk membersihkan chip, isopropil alkohol (IPA), atau setara pengiriman selama satu minggu yang telah tertunda.

Melansir Reuters, pabrik Samsung di Tiongkok memproduksi chip memori flash NAND, yang digunakan untuk penyimpanan data di pusat data, smartphone dan perangkat elektronik lainnya.

Sebelumnya, pabrik Samsung di Tiongkok juga telah mengalami gangguan produksi sejak awal tahun ini akibat adanya pembatasan aktivitas terkait kebijakan nol Covid-19. Hal itu mendorong kenaikan harga chip NAND di pasar global.

Melalui pabriknya di Tiongkok, Samsung sukses menyumbang sekitar 43% dari total kapasitas produksi memori flash NAND dan 15% dari keseluruhan kapasitas output global.

Aksi mogok kerja para sopir truk yang telah berlangsung seminggu ini telah membuat produksi dan pengiriman bahan baku terhenti, yang diprediksi merugikan sektor industri Korea Selatan lebih dari USD 1,2 miliar.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   AS Setujui Vaksin Pfizer dan Moderna untuk Kelompok Anak Termuda

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:38 WIB

Latihan Pestapora 2026 Malaysia Hadirkan Pamungkas dan Sheila On 7

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB