Batalkan Kesepakatan Stadion, Evergrande Dapat Imbalan USD 818 Juta

- Editor

Jumat, 5 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evergrande Group. (Foto: Pelopor.id/Shutterstock)

Evergrande Group. (Foto: Pelopor.id/Shutterstock)

Pelopor.id | Jakarta – Evergrande telah membatalkan kontrak untuk membangun stadion sepak bola di kota selatan dengan imbalan 5,52 miliar yuan atau setara USD 818 juta.

Raksasa properti Tiongkok itu telah terlibat dalam negosiasi restrukturisasi setelah mengumpulkan kewajiban USD 300 miliar, setelah tindakan keras Beijing terhadap utang yang berlebihan dan spekulasi yang merajalela di sektor properti.

Pekan lalu, perusahaan gagal memenuhi tenggat waktu yang ditentukan sendiri untuk menerbitkan proposal restrukturisasi awal, meskipun dikatakan telah membuat kemajuan positif.

Mengutip AFP, dalam pengajuan ke bursa saham Hong Kong Kamis malam, Evergrande mengatakan bahwa masalah likuiditas kelompok telah mempengaruhi perkembangan dan konstruksi di tanah di Guangzhou.

Evergrande menandatangani kontrak dengan otoritas kota pada tahun 2020 untuk penggunaan tanah, yang ditujukan untuk keperluan olahraga dan industri.

Kontrak tersebut memungkinkan penggunaan lahan untuk komersial dan olahraga selama 40 tahun, serta penggunaan bisnis lainnya selama 50 tahun, menurut pengarsipan.

Evergrande telah memulai konstruksi, termasuk pembangunan Stadion Sepak Bola Evergrande Guangzhou, yang direncanakan memiliki setidaknya 80.000 kursi.

Pengembalian dana terbaru akan masuk ke rekening escrow proyek yang ditunjuk oleh pemerintah dan akan digunakan untuk melunasi utang yang berkaitan dengan kesepakatan, kata Evergrande.

Diharapkan kelompok itu akan mencatat kerugian sekitar 1,255 miliar yuan atas total nilai buku tanah bersama dengan bangunan, struktur dan barang-barang lainnya di lokasi setelah dikurangi pengembalian uang, kata Evergrande.

Evergrande, salah satu pengembang terbesar di Tiongkok, telah berebut untuk melepas aset dalam beberapa bulan terakhir, dengan ketua Hui Ka Yan melunasi sebagian utangnya menggunakan kekayaan pribadinya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Hampir 100 Juta Orang di Tiongkok Wajib Tes Covid Setiap Dua Hari

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB