Tiongkok: Selidiki AS dan Inggris Atas Kejahatan Perang

- Editor

Selasa, 19 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi militer (Foto: Pelopor.id/Russian Defense Ministry Press Service via AP)

Ilustrasi militer (Foto: Pelopor.id/Russian Defense Ministry Press Service via AP)

Pelopor.id | Jakarta – Kementerian Luar Negeri Tiongkok mendesak agar masyarakat internasional menyelidiki Amerika Serikat (AS) dan Inggris secara mendalam atas indikasi kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Juru bicara kementerian Wang Wenbin pada Senin (18/07/2022) mengutarakan hal itu, setelah menerima laporan bahwa anggota British Special Air Service (SAS) yang ditempatkan di Afghanistan berulang kali membunuh tawanan dan warga sipil tak bersenjata.

Bahkan, Wang menyebut sesama prajurit Inggris saling bersaing untuk mendapatkan jumlah pembunuhan terbanyak.

“Pelanggaran hak asasi manusia yang kejam yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya telah menantang hati nurani manusia, dan ini bukanlah kasus yang tertutup,” kata Wang, seperti dikutip Xinhua.

Selama hampir 20 tahun terakhir, militer AS telah meluncurkan lebih dari 90.000 serangan udara ke sejumlah negara Timur Tengah, seperti Afghanistan, Irak dan Suriah, yang menewaskan lebih dari 48.000 warga sipil.

Kemudian, berdasarkan laporan media, tentara Inggris disebut telah melecehkan ribuan warga sipil Irak selama periode 2003-2008 dengan berbagai cara, antara lain penghinaan, serangan seksual, pemukulan, penahanan, bahkan pembunuhan.

Alih-alih menyesali tindakan mereka, menurut Wang, AS dan Inggris malah melakukan segala upaya untuk membantah hal tersebut.

Terkait hal itu, Wang menilai harus ada penyelidikan internasional yang menyeluruh terhadap kejahatan perang dan pelanggaran HAM yang dilakukan AS dan Inggris. Wang sangat menyayangkan sikap kedua negara tersebut yang selama ini seolah-olah sangat peduli dengan HAM.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Nokia Jual 3 Juta Smartphone Dalam 3 Bulan

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Berita Terbaru

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB