Kripto Anjlok, SEC Minta Perusahaan Miliki Sistem Manajemen Risiko

- Editor

Kamis, 16 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Komisi Sekuritas dan Bursa atau The Securities and Exchange Commission (SEC) mengatakan perusahaan terdaftar yang berinvestasi dalam cryptocurrency dan aset digital harus memiliki sistem manajemen risiko untuk mengurangi dampak volatilitas pasar.

Dalam tujuh bulan terakhir, nilai pasar cryptocurrency telah anjlok sekitar 70%, di tengah aksi jual besar-besaran. Berdasarkan data Coinecko.com, pada Rabu (15/06/2022) sore, kapitalisasi pasar cryptocurrency mencapai USD 926 miliar, turun 6,8% dalam 24 jam.

Untuk meredam pukulan bagi investor, SEC mengeluarkan surat edaran yang mendesak perusahaan terdaftar yang berinvestasi atau terlibat dalam bisnis yang terkait dengan aset digital, untuk mengembangkan manajemen risiko dan sistem pengendalian internal.

Mengutip Reuters, langkah itu untuk mengurangi risiko dan potensi dampak volatilitas, dan untuk menetapkan sistem penyimpanan kendali aset digital yang aman untuk mencegah risiko pencurian siber.

Menurut surat tersebut, regulator juga meminta perusahaan yang terdaftar dengan investasi atau rencana untuk berinvestasi dalam aset digital untuk mempertimbangkan dengan hati-hati, guna memastikan investasi ini tidak akan membahayakan posisi keuangan atau hasil operasi mereka. Pasalnya, investasi dalam aset digital berisiko dan rentan terhadap kejahatan dunia maya.

Perusahaan harus memastikan ada pemisahan tugas antara mereka yang bertanggung jawab untuk menjaga dompet dan mereka yang bertanggung jawab untuk membeli, menjual, mentransfer, atau menyimpan aset digital di dompet dari kustodian berlisensi dan teregulasi.

Perusahaan juga harus memiliki sistem pemantauan untuk memastikan tidak ada aset digital yang disalahgunakan, dan pengoperasiannya benar-benar sesuai dengan langkah dan sistem yang ditetapkan.

Selain itu, SEC juga meminta komite audit perusahaan untuk memeriksa dan memberikan komentar tentang efisiensi sistem pengendalian internal perusahaan terkait tata kelola aset digital.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pengadilan Hong Kong Menolak Banding Pernikahan Homoseksual

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:59 WIB

Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:43 WIB

Donny Fattah God Bless Meninggal Dunia, Kancah Rock Indonesia Berduka

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:10 WIB

Idgitaf Berbagi Panggung dengan Teman Tuli di KLBB Festival 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 02:17 WIB

Priska Baru Segu Rayakan Usia 30 dengan Stand-Up Comedy Spesial

Senin, 2 Maret 2026 - 00:50 WIB

Poster Terbaru Film Na Willa Tampilkan Dunia Imajinasi Anak

Senin, 2 Maret 2026 - 00:33 WIB

Crunchyroll Umumkan Serial (OSHI NO KO) Season 2 Tayang Musim Semi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Berita Terbaru