Gap Mengganti Kepala Bisnis Old Navy

- Editor

Minggu, 24 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tas belanja Old Navy. (Foto: Pelopor.id/Twitter @OldNavy)

Tas belanja Old Navy. (Foto: Pelopor.id/Twitter @OldNavy)

Jakarta | Peritel pakaian dan aksesori Amerika Serikat (AS) Gap Inc. mengganti kepala bisnis Old Navy dan memotong panduan kuartal pertama, akibat meningkatnya persaingan memaksa perusahaan untuk meningkatkan promosi.

Gap mengatakan, presiden dan CEO Old Navy Nancy Green akan meninggalkan perusahaan dan pencarian eksternal pun sedang berlangsung. Sementara waktu, CEO Gap Sonia Syngal akan bekerja dengan tim Old Navy sampai pimpinan baru merek tersebut ditemukan.

Pengecer yang dikenal dengan merek Gap, Old Navy dan Banana Republic ini menurunkan panduan pertumbuhan penjualan bersih kuartal pertama, dengan alasan dinamika makro-ekonomi serta tantangan eksekusi pada merek Old Navy.

Melansir The Wall Street Journal, Gap mengatakan akan memberikan panduan fiskal 2022 yang diperbarui, ketika melaporkan hasil kuartal pertama pada 26 Mei nanti. Gap juga memutuskan bahwa mereka perlu meningkatkan promosi di Old Navy. Gap memang telah bekerja untuk menyesuaikan strategi Old Navy dalam beberapa bulan terakhir.

Pada bulan Maret, kepala keuangan Katrina O’Connell mengatakan bahwa merek tersebut menyesuaikan campuran kategorinya pada kuartal kedua agar lebih seimbang antara nyaman dan mode.

Dia menambahkan bahwa merek tersebut memiliki kemampuan yang memungkinkannya mengejar tren mode, namun hambatan rantai pasokan telah menghambat upaya tersebut.

Sebelumnya di masa pandemi, Gap mengatakan mereknya tidak dapat memenuhi permintaan yang kuat dari pembeli karena penutupan pabrik terkait pandemi dan pelabuhan yang tersumbat.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Masalah Valuasi Buat Hyundai Engineering Harus Tunda IPO

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Senin, 15 Mei 2023 - 17:28 WIB

Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:05 WIB

Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Sabtu, 31 Desember 2022 - 13:42 WIB

Tesla Babak Belur di Wall Street

Senin, 26 Desember 2022 - 11:29 WIB

Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terbaru