Masalah Valuasi Buat Hyundai Engineering Harus Tunda IPO

- Editor

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi konstruksi bangunan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi konstruksi bangunan. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Hyundai Engineering Co Ltd terpaksa menunda rencana penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Korea Selatan (Korsel), akibat masalah valuasi.

Perusahaan afiliasi Hyundai Motor Group ini diprediksi bisa menghasilkan hingga USD 1 miliar dari aksi IPO. Awalnya, listing ditargetkan bisa terealisasi pada bulan Februari.

Sebelumnya pada Desember lalu, perusahaan mengatakan ingin mengumpulkan hingga 1,2 triliun won melalui IPO, dengan kisaran harga indikatif 57.900-75.700 won per saham.

Melansir Reuters, nantinya penawaran saham akan terdiri dari 4 juta saham baru, ditambah 12 juta saham lama dari pemegang saham di Hyundai Engineering, yaitu Ketua Grup Motor Hyundai Euisun Chung dan Ketua Kehormatan Mong-Koo Chung.

Adapun beberapa pemegang saham lainnya adalah Hyundai Glovis, Kia Corp dan produsen komponen mobil, Hyundai Mobis.

Saat ini, Hyundai Engineering adalah salah satu dari tujuh perusahaan konstruksi teratas di Korsel. Predikat itu diharapkan mampu menarik minat investor saham.

Namun, di lain sisi, analis pasar melihat ada sentimen yang cukup besar terhadap industri konstruksi, terutama setelah runtuhnya tembok di salah satu lokasi kerja di Korea pada awal bulan ini.

“Kami melihat industri konstruksi dalam negeri memikul beban yang lebih berat dalam biaya manajemen keselamatan secara keseluruhan setelah keruntuhan. Inilah sebabnya mengapa sentimen investor memburuk pada perusahaan konstruksi,” kata Analis Korea Investment & Securities Kang Kyung-tae. []

Baca juga: Hyundai Gagal Penuhi Target 2021 Akibat Krisis Chip Global

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bukan Juara HK Endurance Challenge Meski Finish Pertama, Begini Alasannya

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Senin, 15 Mei 2023 - 17:28 WIB

Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:05 WIB

Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Sabtu, 31 Desember 2022 - 13:42 WIB

Tesla Babak Belur di Wall Street

Senin, 26 Desember 2022 - 11:29 WIB

Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terbaru