Ekuitas Asia Hadapi Arus Keluar Asing Terbesar Dalam 2 Tahun Terakhir

- Editor

Rabu, 6 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ekuitas. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Wokandapix)

Ilustrasi ekuitas. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Wokandapix)

Jakarta | Ekuitas Asia menghadapi arus keluar asing terbesar di bulan Maret dalam dua tahun terakhir. Hal itu dipicu kekhawatiran atas inflasi yang lebih tinggi lantaran harga komoditas melonjak akibat perang Rusia-Ukraina.

Menurut data Refinitiv, investor lintas batas menjual bersih ekuitas Asia senilai USD 16,23 miliar di Taiwan, India, Korea Selatan, Filipina, Vietnam, Indonesia dan Thailand pada bulan lalu. Angka itu menjadi arus keluar tertinggi sejak penjualan bersih sebesar USD 33,32 miliar pada bulan Maret 2020.

Pada kuartal pertama 2022, investor asing menjual bersih ekuitas regional senilai USD 31,54 miliar, terbesar sejak kuartal pertama 2020.

“Kekhawatiran investor tentang stagflasi baru-baru ini meningkat, didorong oleh angka inflasi yang terus tinggi dan ekspektasi bahwa perang Ukraina dan guncangan sisi penawaran yang menyertai minyak dan komoditas lainnya akan meningkatkan tekanan inflasi dan juga mengurangi pertumbuhan,” kata Goldman Sachs dalam sebuah laporan yang dikutip dari Reuters.

Pialang mengatakan, ekuitas Asia berada pada risiko kuasi-stagflasi, ditandai dengan kenaikan inflasi dan pertumbuhan yang melambat.

Bank Dunia pada Selasa (05/04/2022) memperkirakan, pertumbuhan 2022 di kawasan berkembang Asia Timur dan Pasifik (EAP), yang meliputi Tiongkok, hanya tumbuh 5%, lebih rendah dari perkiraan pada Oktober lalu yang 5,4%.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   General Atlantic Bakal Tanamkan Miliaran Dolar di India dan Asia Tenggara

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB