Jakarta – Album debut “REV[E/O]LUTION” dari Party At Eden bukan hanya karya musik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menginspirasi. Dirilis pada 1 Agustus 2026, album ini mengajak pendengar merenungi makna hidup di tengah dunia modern yang penuh kebingungan algoritma.
“Ini adalah representasi dari anomali sistemik yang kita alami setiap hari,” ungkap personel Party At Eden.
“Sebuah suara untuk mereka yang terjebak dalam ruang gema yang menggiurkan namun perlahan membunuh, dan sebuah panggilan untuk memutus siklus tersebut melalui kekuatan yang lebih besar dari diri kita sendiri,” kata mereka.
Album ini terdiri dari delapan trek yang membentuk narasi perjalanan manusia. Dari guncangan awal “Alphawave”, kejatuhan di “Virus”, pelarian beracun “Pink Like Candy”, penderitaan “Crystal Shards”, hingga titik balik “Celestial Vow”.
Kebangkitan nyata hadir di “Endless Blue”, kemenangan mutlak di “Crown of the Emperor”, dan refleksi harapan palsu di “The Wish Key”.
Musik keras yang mereka hadirkan bukan sekadar dentuman, tetapi juga simbol perlawanan batin generasi muda. Riff teknikal, bass-line bernyawa, drum polyrhythm, dan atmosfer futuristik menjadi medium ekspresi.
Showcase THE GENESIS GLITCH pada 7 dan 9 Agustus 2026 menjadi perayaan besar. Kolaborasi dengan musisi papan atas semisal Stereowall, Shvron, Bearfours, Burning Flame, serta Ovy dari /rif bakal jadi momen yang sayang untuk dilewatkan. []












