Bisnis Infrastruktur Cloud Dunia Tumbuh Signifikan Tahun Lalu

- Editor

Senin, 7 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi infrastruktur cloud. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi infrastruktur cloud. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Data Synergy Research menunjukkan, bisnis infrastruktur cloud sepanjang tahun lalu mencapai USD 178 miliar secara global. Angka itu bertambah sekitar USD 50 miliar atau setara 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau secara year-on-year (yoy).

Tiga besar raksasa teknologi, yaitu Amazon, Microsoft dan Google terus mengalami pertumbuhan pesat selama periode itu. Amazon misalnya, mencetak pertumbuhan 40 persen, sedangkan Microsoft dan Google masing-masing 45 persen.

Adapun angka pendapatan kuartalan mencapai sekitar USD 17 miliar untuk Amazon, kemudian Microsoft senilai USD 10 miliar dan Google sebesar USD 5 miliar.

Pangsa pasar Google dan Microsoft terus tumbuh dari waktu ke waktu, sedangkan Amazon tetap stabil selama beberapa tahun. Meski demikian, pasar terus berkembang dan pendapatan Amazon terus bertumbuh pada tingkat yang layak.

Data Canalys pun menunjukkan hasil yang hampir senada dengan Synergy, yaitu terjadi pertumbuhan sebesar USD 53 miliar pada bisnis infrastruktur cloud secara global, selama periode tersebut.

Melansir Techcruch, Canalys tahun ini mematok angka USD 191,7 miliar, atau meningkat 35 persen dari tahun 2020.

Sejumlah analis melihat bahwa ada banyak ruang untuk pertumbuhan di bisnis cloud. Selain itu fakta juga menunjukkan pasar terus tumbuh dengan kecepatan tinggi.

Bahkan di bagian bawah pasar, masih ada banyak uang yang bisa dihasilkan. Meskipun mungkin tidak memenuhi level Microsoft, Amazon atau Google, itu masih dapat menambah bisnis bernilai miliaran dolar. []

Baca juga: Alphabet Induk Google Raih Penjualan USD 75,3 Miliar

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tesla Berencana Memecah Saham untuk Tarik Investor Baru

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB