Hacker Korea Utara Disebut Curi Kripto Senilai USD 400 Juta

- Editor

Jumat, 14 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hacker. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/geralt)

Ilustrasi Hacker. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/geralt)

Pelopor.id – Para Peretas atau Hacker Korea Utara (Korut) telah mencuri hampir USD 400 juta atau setara Rp5,7 triliun dalam mata uang kripto pada tahun lalu, khususnya ethereum. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 7 serangan hacker yang sukses.

Hal tersebut dilaporkan Chainalysis, sebuah perusahaan analis Blockchain. Chainalysis seperti dilansir dari BBC Jumat (14/1/2022) menyebut, para hacker Korut memiliki target utama perusahaan investasi dan platform penukaran cryptocurrency tersentralisasi.

Korea Utara telah lama mengandalkan pasukan peretasnya untuk membobol lembaga keuangan di seluruh dunia untuk mencuri uang. Dalam beberapa tahun terakhir, para peretas itu makin fokus pada perusahaan yang menangani dan memperdagangkan mata uang kripto.

Utamanya, uang kripto yang disimpan dalam dompet digital dan dapat dengan mudah dikirim ke seluruh dunia jika seorang peretas memperoleh akses. Meski demikian, Korea Utara selalu membantah tundingan terlibat dalam serangan peretasan yang dikaitkan dengan mereka.

Chainalysis juga mengungkapkan jumlah peretasan yang terkait dengan Korea Utara melonjak dari empat menjadi tujuh serangan dari 2020 hingga 2021. Nilai yang berhasil dicuri dari aksi ini tumbuh 40 persen.

Teknik yang digunakan para hacker ini antara lain, umpan phising, eksploitasi kode, dan malware untuk menyedot dana dari dompet digital yang terkoneksi internet miliki sebuah organisasi dan kemudian memindahkannya ke address yang dikendalikan Korea Utara.

Adapun dompet digital yang terhubung ke internet dan jaringan cryptocurrency rentan terhadap peretasan. Sehingga para ahli merekomendasi pemilik cryptocurrency untuk memindahkan sebagian besar cryptocurrency mereka yang tidak dibutuhkan ke dompet yang tak terhubung dengan internet.

Baca Juga :   Tiongkok dan Rusia Memveto Tawaran AS di PBB untuk Menghukum Korea Utara

Menurut Chainalysis, kemungkinan serangan tahun lalu dilakukan oleh sebuah kelompok hacker bernama Lazarus Group, kelompok ini sudah dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS). Kelompok ini juga diyakini dikendalikan oleh Reconnaissance General Bureau Korea Utara.

Sebelumnya, Lazarus Group dituduh terlibat dalam serangan ransomware “WannaCry”, peretasan bank internasional dan rekening nasabah, serta serangan siber terhadap Sony Pictures pada 2014.

Dalam laporan itu juga tertulis, begitu Korea Utara menguasai dana tersebut, mereka memulai proses pencucian uang untuk menutupi aksi para hacker dan mencairkannya jadi uang tunai. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:03 WIB

Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Komedian Zainal Abidin Zetta alias Diding Boneng. (Foto: Istimewa)

Nasional

Diding Boneng Meninggal Dunia, Ikon Warkop DKI Tutup Usia

Senin, 3 Agu 2026 - 19:00 WIB

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB