BitMart Diminta Kembalikan Dana Investor yang Dicuri Hacker, Angkanya Bikin Kaget

0
BitMart
Logo platform trading kripto, BitMart. (Foto: Pelopor.id/istimewa)

Pelopor.id – Peretasan yang dilakukan hacker terhadap para investor kripto senilai US$200 juta atau setara Rp2,8 triliun terjadi 4 Desember 2021 lalu.

Terkait pencurian ini, BitMart platform trading kripto, mengaku akan menggunakan dananya sendiri untuk mengganti para korban peretasan itu,

Meski demikian beberapa pengguna mengklaim belum mendapat uang digital mereka kembali. Salah seorang korbannya adalah seorang pengungsi Iran yang mengaku menyimpan SafeMoon senilai 53 ribu di BitMart.

Ia mengklaim, dirinya dan 6800 investor lain dapat mengajukan gugatan class action terhadap BitMart jika tidak ada yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Data dari perusahaan keamanan blockchain, PeckShield, menunjukkan, dari semua token yang dicuri dalam peretasan BitMart, SafeMoo adalah yang paling terpukul.

Para pemegang SafeMoon pun berteriak di Twitter, dan mereka membanjiri situs dengan tagar #WenBitMart untuk menuntut pengembalian dana. Cara tersebut, dilakukan agar masalah ini mendapatkan perhatian publik.

Meski demikian, belum jelas bagaimana BitMart berencana mengganti semua uang pengguna yang terkena dampak. []