Tiongkok Bertemu dengan 10 Negara Kepulauan Pasifik Bahas Keamanan

- Editor

Senin, 30 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. (Foto: Pelopor.id/Twitter)

Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. (Foto: Pelopor.id/Twitter)

Jakarta | Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pertemuan dengan rekan-rekan dari 10 negara kepulauan Pasifik di Fiji pada Senin (30/05/2022), di tengah tur diplomatik wilayah di mana ambisi Tiongkok untuk hubungan keamanan yang lebih luas telah menimbulkan kekhawatiran di antara sekutu Amerika Serikat (AS).

Negara-negara kepulauan Pasifik yang memiliki hubungan diplomatik dengan Tiongkok menghadiri pertemuan tersebut, yang diselenggarakan oleh Wang, yang sebelumnya bertemu dengan Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama.

Draf komunike dan rencana aksi lima tahun yang dikirim oleh Tiongkok ke negara-negara yang diundang, meliputi Samoa, Tonga, Kiribati, Papua Nugini, Vanuatu, Kepulauan Solomon, Niue dan Vanuatu menjelang pertemuan, menunjukkan Tiongkok sedang mencari perdagangan regional yang luas dan perjanjian keamanan.

Namun, rancangan komunike tersebut memicu tentangan dari setidaknya salah satu negara yang diundang, Negara Federasi Mikronesia, menurut sebuah surat yang bocor pekan lalu.

Dengan penutupan perbatasan di seluruh wilayah karena pandemi, sebagian besar menteri luar negeri menghadiri pertemuan Fiji secara virtual. Di beberapa negara Pasifik, menteri luar negeri juga menjadi perdana menteri.

Mengutip Reuters, seorang pejabat dari satu negara Pasifik mengatakan bahwa sejumlah negara yang diundang ingin menunda tindakan terhadap komunike tersebut atau mengubahnya.

Sejumlah pulau Pasifik dalam beberapa hari terakhir telah menandatangani beberapa komponen keamanan individu yang dicari Tiongkok dalam perjanjian regional. Di Samoa misalnya, kesepakatan dibuat untuk laboratorium sidik jari polisi untuk melengkapi akademi pelatihan polisi yang didanai Tiongkok.

AS, Australia, Jepang dan Selandia Baru telah menyatakan keprihatinannya atas pakta keamanan yang ditandatangani oleh Kepulauan Solomon dengan Tiongkok bulan lalu, dengan mengatakan itu memiliki konsekuensi regional dan dapat menyebabkan kehadiran militer Tiongkok di dekat Australia.

Baca Juga :   Teten Masduki Dukung Vaksinasi bagi UMKM dan Masyarakat Kaki Gunung

Pemerintahan Perdana Menteri Australia yang baru, Anthony Albanese, telah menjadikan kepulauan Pasifik sebagai prioritas kebijakan luar negeri awal untuk melawan desakan Beijing, mengumumkan sekolah pelatihan pertahanan, dukungan untuk keamanan maritim, dorongan bantuan, dan melibatkan kembali kawasan itu dalam perubahan iklim.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Senin, 15 Mei 2023 - 17:28 WIB

Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:05 WIB

Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Sabtu, 31 Desember 2022 - 13:42 WIB

Tesla Babak Belur di Wall Street

Senin, 26 Desember 2022 - 11:29 WIB

Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terbaru