Profil Pengusaha Bambang Trihatmodjo yang Tetap Romantis dengan Mayangsari

0
Pengusaha Bambang Trihatmodjo. (Foto: Pelopor/Instagram @mayangsari_official)

Pelopor.id | Jakarta – Mayangsari memang sudah lama vakum dari dunia tarik suara, namun kehidupan pribadinya masih sering menarik perhatian publik karena statusnya sebagai istri Bambang Trihatmodjo, pengusaha sukses sekaligus putra Presiden ke-2 RI Soeharto. 

Mayangsari juga sering membagikan potret kebahagiaannya bersama suami dan anaknya melalui akun Instagram @mayangsari_official. Terbaru, Mayangsari mengunggah fotonya memamerkan buah kelengkeng yang dipetik oleh suaminya sendiri pada Minggu (19/09/2021), dengan keterangan berbunyi seperti ini: “Bahagianyaaa dapet hadiah ‘Limited Edition’ dari suami”. 

Baca juga: Kembali Menangkan Gugatan Partai Berkarya, Ini Profil Tommy Soeharto

Dalam unggahan itu juga terdapat video yang memperlihatkan Bambang Trihatmodjo tak gengsi naik tangga besi, demi bisa memotong dahan berisi buah kelengkeng. Hal itu seolah kontras dengan predikatnya sebagai pengusaha yang sempat masuk jajaran orang terkaya Indonesia versi Forbes.

Dalam artikel Forbes yang berjudul Indonesia’s Richest yang dirilis pada Agustus 2007, Bambang Trihatmodjo menduduki peringkat ke-33 dengan total kekayaan saat itu mencapai USD200 juta atau sekitar Rp3 triliun.

Baca juga: Profil Luhut Binsar Pandjaitan yang Diserbu Komplain Negara Asing

Berikut ini profil Bambang Trihatmodjo yang kerap dijuluki Pangeran Cendana.

Bambang Trihatmodjo lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 23 Juli 1953. Ia adalah putra Presiden ke-2 RI Soeharto dan Siti Hartinah.

Bambang pertama menikah dengan Halimah Agustina Kamil pada 24 Oktober 1981. Mereka dikaruniai tiga orang anak yaitu Gendis Siti Hatmanti, Panji Adhikumoro dan Bambang Aditya Trihatmanto. Kemudian Bambang menceraikan Halimah dan menikah dengan Mayangsari. Dalam pernikahannya yang kedua, Bambang dikaruniai seorang putri bernama Khirani Trihatmodjo.

Bambang Trihatmodjo merupakan pendiri PT Global Mediacom Tbk, yang dulu bernama PT Bimantara Citra Tbk. Mengutip dari wikipedia, sosok Bambang dikenal sebagai pengusaha yang kontroversial. Gurita bisnisnya meroket karena ia mendapatkan berbagai kemudahan dari ayahnya yang saat itu menjabat Presiden RI selama 31 tahun.

Baca juga: Profil Taufan Rahmadi yang Digosipkan Jadi Cawagub NTB 2024

Pada Agustus 2021, Bambang kembali melayangkan gugatan terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait utang SEA Games 1997 senilai Rp54 miliar. Gugatan itu pernah dilayangkan sebelumnya, namun dicabut pada Juli lalu.

Kasus ini bermula saat Bambang menjadi Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara (KMP) SEA Games 1997. Teknis pelaksanaannya dilakukan oleh PT Tata Insani Mukti. Kala itu, Presiden Soeharto menggelontorkan uang Rp35 miliar untuk konsorsium tersebut melalui jalur Bantuan Presiden (Banpres). Dana tersebut adalah dana non-APBN dari dana reboisasi Departemen Kehutanan yang dipakai Kemensetneg.

Setelah hajatan SEA Games selesai dan Soeharto lengser, Bambang pun diminta mengembalikan dana tersebut ke negara, ditambah bunga 5 persen per tahun. Jumlah tagihan kemudian membengkak jadi Rp50 miliar. Pada akhir 2019, Sri Mulyani menagih Bambang untuk melunasi utang itu. []