Industri Baja Tiongkok Mulai Terdampak Kejatuhan Evergrande Group

- Editor

Minggu, 19 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi industri baja. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi industri baja. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Masalah utang Evergrande Group dan sejumlah developer Tiongkok lainnya tak hanya berdampak pada sektor properti, tapi juga mulai mempengaruhi industri baja Negeri Tirai Bambu. Perlambatan di sektor real estat telah mengurangi produksi baja mentah bulanan Tiongkok lebih dari 20% sejak September.

Sejak awal tahun ini, harga baja memang sudah turun akibat berkurangnya permintaan dari kegiatan konstruksi, yang menyumbang lebih dari setengah konsumsi logam.

Padahal, selama kuartal I-III tahun 2021, industri baja terbilang memiliki kinerja terbaik dari seluruh ekonomi Tiongkok, dengan mengantongi laba bersih lebih dari 106 miliar yuan atau sekitar USD 16,61 miliar. Angka itu naik 129% dibandingkan sebelum pandemi 2019.

“Masih ada ketidakpastian di pasar real estat untuk 2022 dan situasinya diperkirakan tidak akan sepenuhnya berbalik selama 6-12 bulan lagi,” kata Pedagang Baja Qi Xiaoliang yang berbasis di Beijing, seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (19/12/2021).

Pada kuartal terakhir 2021, pasar properti Tiongkok juga terpukul oleh sentimen melemahnya daya beli konsumen. Permintaan untuk rumah pun diperkirakan semakin berkurang pada tahun 2022.

Selain industri baja, dampak penurunan properti juga terlihat di industri peralatan. Salah satunya terlihat dari menurunnya produksi lemari es sejak Mei hingga November secara year-on-year. []

Baca juga: Badai Utang Evergrande Gerus Kekayaan Bos Properti China

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Duterte Tetapkan Idul Adha Sebagai Hari Libur Nasional Filipina

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WIB

Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Berita Terbaru

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB