Pelopor.id | Arab Saudi tengah mengembangkan enam megaproyek dengan nilai investasi diperkirakan bisa mencapai USD 7 triliun, atau setara Rp 98.896 triliun (kurs Rp 14.128), hampir Rp 100.000 triliun, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (15/10/2021).
Melalui proyek ini, Kerajaan Arab Saudi berharap, investasi dan perekonomian negara dapat terdorong, dan juga bisa menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia.
Baca juga: Arab Saudi Resmi Buka Pintu Umroh Bagi Indonesia
Adapun enam proyek super raksasa itu adalah,
1. Proyek Laut Merah
Proyek Laut Merah bertujuan menjadikan Arab Saudi sebagai pemimpin di dunia pariwisata. Kawasan Laut Merah memiliki luas 28.000 km persegi di pantai barat Kerajaan dengan pemandangan yang menakjubkan, menampilkan gunung berapi yang tidak aktif, gurun dan berbagai satwa liar.
Proyek ini juga akan menekankan pelestarian lingkungan dan mendorong sumber energi terbarukan, sehingga akan ada larangan penggunaan plastik sekali pakai untuk mencapai zero waste to landfill.
2. AMAALA
AMAALA adalah proyek yang diklaim super merah di pantai Laut Merah Arab Saudi. Proyek ini akan menawarkan fasilitas dan layanan pengalaman mewah di berbagai bidang, seperti seni, budaya, mode, kesehatan dan layanan olahraga.
3. Qiddiya
Qiddiya direncanakan menjadi pusat hiburan, olahraga dan seni, yang ditargetkan selesai pada 2030. Proyek yang akan dibangun di dalamnya ada taman hiburan Six Flags yang akan berisi 28 wahana dan atraksi, termasuk arena balap motor hingga lapangan golf.
4. Proyek Pengembangan Aseer
Tempat-tempat wisata di puncak gunung Aseer akan mengubah provinsi ini menjadi tujuan wisata sepanjang tahun, memanfaatkan potensi wisata dari keragaman geografis dan alam, budaya dan warisannya.
5. Otoritas Pengembangan Gerbang Diriyah
Proyek Otoritas Pengembangan Gerbang Diriyah dibangun pertama kali pada 15 Juli 2021, sebagai infrastruktur penting dari kota budaya dan warisan. Proyek pertama dibangun di Jalan Lingkar Barat Riyadh.
Proyek dengan investasi sekitar USD 50 miliar ini akan menampilkan sejumlah restoran dan hotel mewah, dengan semua struktur dibangun bergaya arsitektur tradisional Najdi.
6. NEOM
Proyek ini akan menampilkan desa-desa konstruksi sehingga akan menyerap hingga 30.000 pekerja, termasuk di kantor, gudang dan perusahaan jasa konstruksi. Saat ini, Pemerintah Arab Saudi masih mencari kontraktor dan investor untuk proyek ini.
Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, perusahaan NEOM dan Universitas Sains dan Teknologi King Abdullah juga sudah meluncurkan proyek bersama untuk membangun taman terumbu karang terbesar di dunia di Pulau Shushah di NEOM. []












