Arab Saudi Resmi Buka Pintu Umroh Bagi Indonesia

0

Pelopor.id – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akhirnya memberikan izin kepada Indonesia untuk bisa mengirimkan jamaah umrohnya.

Hal ini diketahui berdasarkan nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada tanggal 8 Oktober 2021.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan, Izin ini diberikan setelah pembahasan yang cukup panjang, baik pada level Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan dan juga Menteri Agama,

Adapun seiring dengan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia yang semakin baik, maka pihak Arab Saudi menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. ​Kedutaan (Aran Saudi) telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umroh bagi jamaah umroh Indonesia.

2. Komite khusus di Kerajaan Saudi Arabia sedang bekerja saat ini guna meminimalisir segala hambatan yang menghalangi kemungkinan tidak dapatnya jamaah umroh Indonesia untuk melakukan ibadah umroh.

Dalam nota diplomatik tersebut juga disebutkan bahwa kedua pihak dalam tahap akhir pembahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jamaah.

Nota diplomatik juga menyebutkan mempertimbangkan untuk menetapkan masa periode karantina selama 5 hari bagi para jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.

Baca juga : [maxbutton id=”1″ url=”https://pelopor.id/2021/09/29/dari-12-ribu-jemaah-umrah-belum-ada-yang-gunakan-booster-vaksin/” text=”Dari 12 Ribu Jemaah Umrah Belum Ada yang Gunakan Booster Vaksin” ]

Selanjutnya menurut Menlu, Kementerian Luar Negeri akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan serta dengan otoritas terkait di Kerajaan Saudi Arabia mengenai pelaksanaan kebijakan Pemerintah Saudi Arabia yang baru ini.

“Saya sendiri telah melakukan koordinasi dan komunikasi baik dengan Pak Menteri Kesehatan maupun dengan Pak Menteri Agama. Sebagaimana teman-teman ketahui bahwa pertemuan saya terakhir dengan Menteri Luar Negeri Saudi Arabia terjadi di sela-sela pelaksanaan Sidang Majelis Umum PBB ke-76 di New York,” ungkap Retno Marsudi. []