Profil Yenny Wahid yang Mundur dari Komisaris Independen Garuda Indonesia

- Editor

Rabu, 18 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yenny Wahid mundur dari jabatan Komisaris Independen Garuda Indonesia. (Foto: Pelopor/Instagram @yennywahid)

Yenny Wahid mundur dari jabatan Komisaris Independen Garuda Indonesia. (Foto: Pelopor/Instagram @yennywahid)

Pelopor.id | Jakarta – Yenny Wahid telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Garuda Indonesia. Ia menyampaikan hal itu lewat unggahan video di akun Twitternya @yennywahid, Jumat (13/08/2021).

Yenny juga menuliskan keterangan video seperti ini, “Akibat pandemi, maskapai kebanggaan kita, Garuda Indonesia, mengalami penurunan pendapatan drastis. Untuk penghematan biaya, saya memutuskan mengundurkan diri dari posisi komisaris independen. Semoga hal ini bisa membantu meringankan Garuda”. 

Yenny Wahid menjabat Komisaris Independen Garuda Indonesia sejak 22 Januari 2020. Sebelumnya, Yenny sempat menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bahkan menjabat sebagai sekretaris jenderal partai tersebut.

Baca juga: Profil Farhat Abbas, Pengacara & Pendiri Partai Pandai

Profil Yenny Wahid

Yenny Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 29 Oktober 1974, dengan nama asli Zannuba Arifah Chafsoh. Ia adalah putri ketiga dari Presiden ke-3 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, dan Sinta Nuriyah.  

Yenny lulus dari SMA Negeri 28 Jakarta pada 1992, kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Indonesia dengan jurusan psikologi. Namun, bidang tersebut tidak ditempuh hingga selesai. Atas saran Gus Dur, Yenny melanjutkan kuliah di Universitas Trisakti mengambil jurusan desain dan komunikasi visual. Kemudian ia melanjutkan kuliah di Universitas Harvard, Boston, Amerika Serikat, mengambil studi administrasi publik.

Setelah itu, Yenny menggeluti dunia jurnalistik dengan menjadi koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne). Selama 1997-1999, ia sempat ditugaskan meliput di Timor Timur dan Aceh. Walaupun saat itu banyak wartawan memilih angkat kaki dari Timor Timur, tapi Yenny tetap bertahan. 

Baca juga: Profil Che Guevara, Tokoh Revolusi sekaligus Simbol Pemberontakan

Ia sempat kembali ke Jakarta setelah mendapat perlakuan kasar dari milisi. Namun, seminggu kemudian Yenny kembali ke Timor Timur dan ia pun berhasil mendapat anugerah Walkley Award, berkat liputannya mengenai Timor Timur pascareferendum. Ketika Gus Dur terpilih menjadi presiden, Yenny berhenti dari pekerjaannya dan menjadi staf khusus presiden bidang komunikasi politik.

Baca Juga :   Profil Ricky Harun, Banting Setir dari Selebriti jadi Komisaris

Setelah Gus Dur tidak lagi menjabat sebagai presiden, Yenny melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Harvard, dengan beasiswa Mason. Ia kembali ke Indonesia pada 2004 dan menjadi Direktur Wahid Institute sampai tahun 2016. Yenny juga pernah menjadi staf khusus bidang komunikasi politik, pada periode pertama Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Biografi Pendiri Bank BCA, Sudono Salim
PPKM Level 3, Ganjil Genap di Kawasan Wisata Ditiadakan
Kapolri Ungkap Sederet Kasus Penghimpunan Dana Ilegal di 2021, Kerugiannya Capai Triliunan Rupiah
Profil Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden RI Ke-5
Nick Jonas dan Priyanka Chopra Sambut Anak Pertama Lewat Surogasi
Profil Sandiah Ibu Kasur yang Tampil di Google Doodle Hari Ini
Profil Lee Jeong Hoon, Pria Asal Korsel Jadi Aktor dan Presenter di Indonesia
Profil Arteria Dahlan, Politikus yang Ribut dengan ‘Anak Jenderal’

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Berita Terbaru