Singapura Luncurkan Visa Ekspatriat Baru untuk Meningkatkan Daya Tarik

- Editor

Selasa, 6 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung-gedung perkantoran di Singapura. Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Gedung-gedung perkantoran di Singapura. Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Menteri Tenaga Kerja Singapura Tan See Leng mengatakan Singapura tidak akan membatasi jumlah pelamar untuk izin kerja terbarunya, saat negara kota itu berusaha meningkatkan daya tariknya kepada para pemikir terbaik secara global.

Pengenalan Pass Overseas Networks and Expertise (ONE) pekan lalu serta sejumlah langkah lain yang memudahkan untuk mempekerjakan ekspatriat adalah tanggapan terhadap pasar tenaga kerja yang ketat.

“Apa yang benar-benar kami harapkan untuk dibawa ke Singapura adalah para pembuat hujan. Ini adalah strategi ofensif bagi kami,” kata Tan seperti dikutip dari Bloomberg, merujuk pada upaya untuk membawa para pemimpin di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika, serta keuangan, seni, budaya, dan olahraga.

ONE pass, visa yang memungkinkan pemegangnya serta mitranya untuk bekerja selama lima tahun, adalah upaya baru Singapura untuk memikat bakat global setelah pembatasan era pandemi dan upaya untuk melindungi pekerja lokal membuatnya tampak kurang ramah.

Ketika ekonomi dibuka kembali dan pertumbuhan masih tersendat, negara-negara termasuk Inggris, Uni Emirat Arab, Jerman, dan Thailand mencari orang-orang berprestasi terbaik untuk memperkuat pemulihan mereka dengan menyediakan akses yang lebih mudah.

Mendorong inovasi dan meningkatkan produktivitas adalah kunci bagi Singapura karena berupaya meningkatkan nilai tambah manufaktur sebesar 50% dan ekspor tahunan menjadi SGD 1 triliun (USD 712 miliar) pada tahun 2030.

Target itu akan sulit pada tingkat ekspansi saat ini, dengan perkiraan yang disusun oleh Bloomberg menunjukkan ekonomi mungkin akan tumbuh 3,7% tahun ini, di antara tingkat paling lambat di Asia Tenggara, dengan laju yang terlihat berkurang lebih jauh menjadi 2,8% tahun depan.

Menteri menyarankan pemerintah bersedia melakukan segala cara untuk mendukung pertumbuhan, saat dia membahas masalah mengakomodasi pekerja LGBTQ+ dan mitra mereka untuk tinggal dan bekerja di negara-kota, dengan mengatakan itu tidak akan menjadi rintangan untuk mengizinkan masuknya para pemimpin di bidang yang diidentifikasi.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Aparat TNI Awasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Papua

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB