Seoul Kebanjiran Setelah Curah Hujan Pecahkan Rekor, 7 Orang Meninggal

- Editor

Rabu, 10 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Seoul, Korea Selatan. (Foto: Pelopor.id/Yonhap)

Banjir di Seoul, Korea Selatan. (Foto: Pelopor.id/Yonhap)

Pelopor.id | Jakarta – Korea Selatan dilanda banjir bandang setelah mengalami curah hujan terbesar dalam 80 tahun terakhir, sejak Senin malam (08/08/2022).

Para pejabat mengatakan, stasiun kereta bawah tanah dan jalan-jalan utama di ibu kota Seoul terendam air, hingga menewaskan sedikitnya tujuh orang dan tujuh lainnya hilang.

“Sedikitnya tujuh orang tewas di wilayah metropolitan Seoul, sementara tujuh lainnya hilang, akibat hujan lebat,” kata seorang pejabat di Kementerian Dalam Negeri Seoul kepada AFP.

Laporan lokal mengatakan, tiga orang termasuk seorang remaja, yang tinggal di sebuah banjiha, flat basement sempit seperti yang terkenal di film “Parasite”, meninggal dunia ketika apartemen mereka diserang banjir.

Tak hanya itu, data Administrasi Meteorologi Korea juga menunjukkan bahwa sebuah distrik kaya di selatan Seoul, Gangnam, yang ditampilkan dalam hit K-pop Psy tahun 2012 “Gangnam Style”, menerima curah hujan 326,5 milimeter.

“Gangnam dikatakan sebagai pusat ekonomi dan berkembang dengan baik, tetapi ironisnya sangat rentan terhadap bencana alam,” pekerja kantor berusia 45 tahun Moon Yong-chun mengatakan kepada AFP ketika dia mencoba menyelamatkan mobilnya dari parkiran yang tergenang air.

Administrasi Meteorologi Korea memperingatkan warga Korea Selatan untuk waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, serta guntur dan kilat di wilayah tengah selama beberapa hari ke depan.

Disebutkan juga bahwa hujan hingga 300 milimeter mungkin akan turun di wilayah tengah yang mencakup Seoul hingga Kamis. Menurut laporan Kantor Berita Yonhap, pemadaman listrik dilakukan di seluruh wilayah Seoul, dan layanan metro serta kereta api Seoul untuk sementara terganggu. Jalur pendakian di banyak taman nasional negara ditutup dan rute feri penumpang, termasuk dari pelabuhan Incheon, ditangguhkan. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Rusia Klaim Sputnik V Vaksin Covid-19 Paling Aman

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB