Tiongkok Luncurkan Kapal Induk Ketiga Ketika Ketegangan dengan AS Meningkat

- Editor

Jumat, 17 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kapal induk. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Military_Material)

Ilustrasi kapal induk. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Military_Material)

Jakarta | Tiongkok meluncurkan kapal induk ketiganya pada Jumat (17/06/2022), yang pertama dirancang dan dibangun seluruhnya di negara itu, menandai kemajuan militer besar bagi negara adidaya Asia itu.

Pengumuman itu muncul ketika ketegangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) telah meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir, akibat perang pedang Beijing terhadap Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, yang dipandangnya sebagai provinsi yang memisahkan diri untuk direbut secara paksa, jika perlu.

Diluncurkan di galangan kapal Shanghai, Fujian secara teknis lebih maju dibanding kapal induk Tiongkok lainnya. Namun, Fujian akan memakan waktu bertahun-tahun sebelum mencapai kapasitas operasional, lantaran Kementerian Pertahanan Tiongkok belum mengumumkan tanggal untuk masuk ke layanan.

“Layanan dan uji tambat akan dilakukan sesuai rencana setelah kapal diluncurkan,” lapor China Central Television (CCTV).

Dua kapal induk Tiongkok lainnya yang sudah beroperasi adalah Liaoning yang ditugaskan pada 2012, dan Shandong yang memasuki layanan pada 2019. Berbeda dengan Fujian, mereka menggunakan platform gaya lompat ski untuk meluncurkan pesawat dan tidak memiliki sistem peluncur ketapel.

Menurut majalah pertahanan Janes, saat ini AS memiliki kapal induk paling banyak yang beroperasi di 11 kapal, diikuti oleh Tiongkok dan Inggris masing-masing dua kapal.

Kapal perang Tiongkok telah berulang kali berlayar melalui selat yang memisahkan pulau itu dari daratan, dan menggunakan jet tempur untuk mengusir patroli kebebasan navigasi dari AS dan sekutunya.

Pekan lalu, Menteri Pertahanan Tiongkok Wei Fenghe memperingatkan rekannya dari AS bahwa Beijing akan tidak ragu memulai perang, jika Taiwan mendeklarasikan kemerdekaan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sinopharm Terima Persetujuan Uji Klinis Vaksin Covid Baru

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB