Cegah Lonjakan Harga, India Pertama Kalinya Batasi Ekspor Gula

- Editor

Rabu, 25 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gula. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/pasja1000)

Ilustrasi gula. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/pasja1000)

Jakarta | India telah memberlakukan pembatasan ekspor gula untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, dengan membatasi ekspor musim ini pada 10 juta ton. Pemerintah India mengambil keputusan ini untuk mencegah lonjakan harga domestik setelah pabrik menjual rekor volume di pasar dunia.

Pemerintah juga mengeluarkan perintah kepada eksportir untuk meminta izin pengiriman ke luar negeri antara 1 Juni dan 31 Oktober. Seperti diketahui, India adalah produsen gula terbesar di dunia dan eksportir terbesar kedua, setelah Brasil.

Benchmark harga gula putih di London melonjak lebih dari 1% setelah keputusan India.

“Pemerintah khawatir tentang inflasi pangan, dan itulah sebabnya pemerintah berusaha memastikan bahwa cukup gula tetap di negara itu untuk memenuhi musim festival,” ujar dealer perusahaan perdagangan global yang berbasis di Mumbai, seperti dikutip dari Reuters.

Eksportir juga mengatakan bahwa keputusan mengizinkan pabrik mengekspor 10 juta ton akan membantu India menjual gula dalam jumlah yang cukup besar di pasar dunia.

Awalnya, India berencana membatasi ekspor gula pada 8 juta ton, namun pemerintah kemudian memutuskan untuk mengizinkan pabrik menjual lebih banyak gula di pasar dunia karena perkiraan produksi direvisi ke atas.

Asosiasi Pabrik Gula India atau The Indian Sugar Mills Association yang merupakan badan produsen, merevisi perkiraan produksinya menjadi 35,5 juta ton, naik dari perkiraan sebelumnya 31 juta ton.

Sejauh ini, pabrik-pabrik India telah menandatangani kontrak untuk mengekspor 9,1 juta ton gula pada tahun pemasaran 2021/2022 tanpa subsidi pemerintah. Dari 9 juta ton yang dikontrak, pabrik telah mengirimkan sekitar 8,2 juta ton pemanis.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Lanjutkan Tren Surplus 25 Bulan Berturut-turut

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB