Tiongkok Umumkan Perubahan Audit yang Dapat Menenangkan AS

- Editor

Senin, 4 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi saham. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi saham. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Tiongkok mengumumkan perubahan audit yang memungkinkan perusahaan Tiongkok tetap terdaftar di bursa Amerika Serikat (AS).

Selama akhir pekan, Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok atau China Securities Regulatory Commission (CSRC) merevisi aturan akuntansinya untuk memungkinkan kantor akuntan asing melakukan inspeksi di tempat, yang telah menjadi rintangan utama dalam pembicaraan dengan AS untuk mengizinkan perusahaan Tiongkok tetap terdaftar di bursa AS.

Mengutip finews.asia, ketentuan itu menyebutkan bahwa regulator asing dapat meminta untuk menyelidiki perusahaan Tiongkok, baik untuk mengumpulkan bukti dan/atau melakukan inspeksi untuk alasan pasar sekuritas.

CSRC mengatakan inspeksi akan berada di bawah mekanisme kerja sama peraturan lintas batas, dengan bantuan pemerintah Tiongkok. Regulator Tiongkok sebelumnya keberatan dengan inspeksi oleh firma akuntansi asing dengan alasan keamanan nasional.

Berdasarkan laporan Bloomberg, regulator AS telah menetapkan batas waktu hingga 2024 untuk menghapus perusahaan Tiongkok yang tidak patuh dari New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq.

Kurangnya kesepakatan telah menjadi salah satu faktor yang membebani raksasa teknologi Tiongkok yang terdaftar di bursa AS. Misalnya, saham Alibaba yang terdaftar di AS telah jatuh lebih dari 50 persen selama setahun terakhir.

Sebelumnya pada bulan lalu, Dewan Pengawas Akuntansi Perusahaan Publik AS atau The U.S. Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) mengatakan bahwa akses penuh untuk informasi audit tidak dapat dinegosiasikan, dan bahwa kesepakatan apa pun hanya akan menjadi langkah pertama menuju kepatuhan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Startup Tiongkok SenseTime Tetap Gelar IPO Meski Masuk Daftar Hitam AS

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB