Startup Tiongkok SenseTime Tetap Gelar IPO Meski Masuk Daftar Hitam AS

0
Ilustrasi artificial intelligence. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Startup kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) asal Tiongkok, SenseTime Group, kembali menjalankan rencananya menawarkan saham umum perdana atau initial public offering (IPO). Dari aksi korporasi itu, perusahaan bisa meraih dana hingga USD 767 juta.

Rencananya, saham SenseTime akan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Hong Kong pada 30 Desember mendatang. SenseTime diketahui akan tetap menawarkan 1,5 miliar saham dalam rencana IPO tersebut.

ini adalah upaya kedua SenseTime untuk menggelar IPO di pasar saham Hong Kong. Sebelumnya, perusahaan itu sempat membatalkan rencana IPO pada pekan lalu. Hal itu dilakukan setelah SenseTime ditempatkan pada daftar hitam investasi oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), yang berjudul “Perusahaan Tiongkok yang memiliki hubungan kompleks dengan industri militer”.

SenseTime dituduh telah mengembangkan program pengenalan wajah untuk menentukan etnis target, dengan fokus mengidentifikasi etnis Uyghur. Namun, SenseTime menyatakan sangat menentang penetapan daftar hitam dan juga mengatakan tuduhan itu tidak berdasar.

“Produk dan layanan grup kami ditujukan untuk penggunaan sipil dan komersial dan bukan untuk aplikasi militer apa pun,” jelas pihak SenseTime, seperti dikutip dari Reuters. Dalam prospektusnya yang diperbarui, SenseTime juga menjelaskan bahwa larangan investasi tidak akan membatasi operasi bisnis perusahaan. []