Startup Tiongkok SenseTime Tetap Gelar IPO Meski Masuk Daftar Hitam AS

- Editor

Senin, 20 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi artificial intelligence. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi artificial intelligence. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Startup kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) asal Tiongkok, SenseTime Group, kembali menjalankan rencananya menawarkan saham umum perdana atau initial public offering (IPO). Dari aksi korporasi itu, perusahaan bisa meraih dana hingga USD 767 juta.

Rencananya, saham SenseTime akan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Hong Kong pada 30 Desember mendatang. SenseTime diketahui akan tetap menawarkan 1,5 miliar saham dalam rencana IPO tersebut.

ini adalah upaya kedua SenseTime untuk menggelar IPO di pasar saham Hong Kong. Sebelumnya, perusahaan itu sempat membatalkan rencana IPO pada pekan lalu. Hal itu dilakukan setelah SenseTime ditempatkan pada daftar hitam investasi oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), yang berjudul “Perusahaan Tiongkok yang memiliki hubungan kompleks dengan industri militer”.

SenseTime dituduh telah mengembangkan program pengenalan wajah untuk menentukan etnis target, dengan fokus mengidentifikasi etnis Uyghur. Namun, SenseTime menyatakan sangat menentang penetapan daftar hitam dan juga mengatakan tuduhan itu tidak berdasar.

“Produk dan layanan grup kami ditujukan untuk penggunaan sipil dan komersial dan bukan untuk aplikasi militer apa pun,” jelas pihak SenseTime, seperti dikutip dari Reuters. Dalam prospektusnya yang diperbarui, SenseTime juga menjelaskan bahwa larangan investasi tidak akan membatasi operasi bisnis perusahaan. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Produsen Produk Singkong UBE Targetkan Pendapatan Rp 4,1 Triliun

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB