Pelopor.id | Rencana OnwardMobility merilis BlackBerry 5G layu sebelum berkembang, padahal smartphone itu awalnya ditargetkan keluar pada tahun lalu.
Sebelumnya, OnwardMobility mengumumkan pengembangan smartphone itu pada 2020, setelah pihaknya meraih lisensi penggunaan nama BlackBerry.
Meski demikian, OnwardMobility sendiri masih optimis dan pada awal tahun ini tetap menyatakan proyek handphone BlackBerry masih berlangsung.
Namun, CrackBerry melaporkan bahwa sejumlah sumber telah memastikan bahwa proyek BlackBerry 5G dari OnwardMobility telah terhenti.
Tak hanya itu, AndroidPolice juga menyebutkan bahwa lisensi penggunaan nama BlackBerry yang dipegang OnwardMobility telah dibatalkan. Pasalnya, Chief Executive Officer (CEO) BlackBerry John Chen tidak ingin melihat nama BlackBerry digunakan di smartphone lain.
Belum lagi ditambah dengan masalah supply chain yang semakin memperburuk keadaan, seperti dikutip dari The Verge.
BlackBerry sendiri sudah hengkang dari bisnis smartphone sejak 2016. Perusahaan asal Kanada itu kemudian memilih fokus pada produk keamanan siber dan layanan untuk enterprise.
Belum lama ini, BlackBerry telah menghentikan dukungan terhadap sistem operasi BlackBerry OS dan BlackBerry 10 yang masih digunakan oleh ponsel lamanya. Mereka juga baru saja menjual paten terkait ponsel dan BlackBerry Messenger senilai USD 600 juta. []












