Pelopor.id | Data MetaMetric Solutions menunjukkan, penjualan real estate di metaverse (meta semesta) sepanjang tahun lalu mencapai USD 501 juta atau sekitar Rp 7,16 triliun (kurs Rp14.300 per USD).
Sedangkan untuk tahun ini, MetaMetric Solutions memprediksi penjualan properti di metaverse bisa tumbuh hingga dua kali lipat dari tahun lalu, menjadi USD 1 miliar atau sekitar Rp 14,3 triliun.
CEO Republic Realm Janine Yorio mengatakan memang ada risiko besar dalam berinvestasi properti di metaverse, namun potensi imbalannya besar. Republic Realm adalah firma penasihat sekaligus investor real estate metaverse.
Mengutip CNBC.com, Republic Realm telah mengeluarkan USD 4,3 juta untuk tanah di platform real estate metaverse terbesar. Saat ini, Republic Realm sedang mengembangkan 100 pulau, yang disebut dengan kepulauan fantasi.
Tercatat, penjualan hari pertama berhasil memasarkan 90 pulau senilai USD 15 ribu. Kini, beberapa pulau terdaftar dijual kembali, dengan harga lebih dari USD 100 ribu.
Untuk diketahui, Metaverse adalah konsep dunia virtual di mana seseorang dapat membuat dan menjelajah dengan pengguna internet lainnya dalam bentuk avatar dirinya sendiri.
Dirangkum dari akun Instagram resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, orang-orang dapat bekerja, bertemu, bermain di metaverse dengan menggunakan headset realitas virtual, kacamata augmented reality atau perangkat lainnya. []












