Alphabet Induk Google Raih Penjualan USD 75,3 Miliar

- Editor

Rabu, 2 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Google. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Google. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Alphabet Inc yang merupakan induk usaha Google, memecahkan rekor penjualan kuartalannya, yang didorong oleh lonjakan bisnis periklanan internet. Selain itu ditambah juga dengan pengiklan yang menambah anggaran pemasarannya.

Pada kuartal keempat tahun 2021, penjualan Alphabet tercatat mencapai USD 75,3 miliar atau tumbuh 32 persen. Melansir Reuters, ini adalah rekor penjualan kuartalan ketiga berturut-turut dan juga melampaui perkiraan rata-rata analis yang sekitar USD 72 miliar.

Secara total untuk tahun 2021, laba Alphabet meningkat 89 persen menjadi USD 76 miliar. Melihat pencapaian ini, sejumlah analis menilai pertumbuhan Google akan melambung tinggi di masa mendatang.

“Konsumen terjun ke pencarian Google untuk mencari pakaian dan barang-barang hobi, sementara pengiklan ritel, keuangan, hiburan dan perjalanan menaikkan anggaran pemasaran,” kata Senior Vice President sekaligus Chief Business Officer Google Philipp Schindler.

Bisnis sekunder Google, termasuk Cloud, juga mencetak kenaikan pendapatan kuartalan sebesar 45 persen menjadi USD 5,5 miliar, melampaui perkiraan USD 5,4 miliar. Salah satu klien Google Cloud adalah pembuat software belanja online Shopify Inc.

Chief Executive Officer Alphabet Sundar Pichai mengatakan kepada para analis bahwa Cloud sedang menjajaki bagaimana mendukung klien yang ingin menggunakan blockchain, salah satu dari sejumlah teknologi baru yang dianggap penting untuk memulai era baru inovasi online.

Meski demikian, Alphabet masih harus menghadapi tantangan besar dari berbagai tuntutan hukum yang menuduh Google melakukan tindakan anti persaingan di pasar periklanan dan toko aplikasi seluler. []

Baca juga: Google Suntik Dana US$ 1 Miliar ke Operator Seluler Terbesar Kedua di India

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tata Motors Siapkan USD 92 Juta untuk Beli Pabrik Ford

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Berita Terbaru