Pelopor.id | AirAsia Group Bhd mengganti nama jadi Capital A Bhd, seiring dengan ekspansinya di luar bisnis inti maskapai.
Capital A sudah banyak berinvestasi dalam cabang logistik Teleport, bisnis pembayaran BigPay, dan Super App selulernya, meski mereka masih dalam tahap pertumbuhan dan merugi pada kuartal yang berakhir 30 September 2021.
“Selama dua tahun terakhir, kami telah menghabiskan penurunan dalam penerbangan membangun fondasi yang kuat untuk masa depan yang layak dan sukses, yang tidak hanya bergantung pada tiket pesawat saja,” ujar Chief Executive Capital A Tony Fernandes dalam pernyataan resmi, dikutip dari Reuters.
Seperti diketahui, pandemi telah memukul bisnis penerbangan akibat aturan perjalanan yang ketat di Asia.
Bulan ini, bursa saham Malaysia pun mengklasifikasikan perusahaan tersebut sebagai perusahaan yang tertekan secara finansial, meski sudah mengumpulkan dana untuk meningkatkan neracanya.
Meski demikian, Fernandes mengatakan bahwa pihaknya akan tetap mempertahankan brand AirAsia yang sudah terkenal di Asia. Hingga kini, perusahaan tersebut telah memiliki lima maskapai afiliasi, termasuk operator jarak jauh AirAsia X.
Kelompok usaha tersebut juga berusaha mengumpulkan sekitar 1 miliar ringgit pada tahun ini, sebagai upaya untuk mengatasi masalah mengatur keuangannya. []












