Menko Luhut Apresiasi Inisiatif Kapolri Luncurkan Aplikasi Monitoring Karantina PRESISI

0
Peluncuran aplikasi monitoring karantina PRESISI yang diinisiasi oleh Polri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (06/01/2022). (Foto: Pelopor.id/Kemenko Marves)

Pelopor.id | Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan peluncuran aplikasi monitoring karantina PRESISI yang diinisiasi oleh Polri di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (06/01/2022).

“Aplikasi monitoring sangat membantu sekaligus sangat mendisiplinkan bangsa kita dan juga mengurangi orang-orang yang datang dari luar negeri karena hampir 90 persen penularan Omicron bersumber dari perjalanan luar negeri,” ujar Menko Luhut dalam sambutannya.

Luhut sangat mengapresiasi inisiatif Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang kompak dalam penanganan pandemi. Badan Intelijen Negara (BIN) juga disebut sangat berperan dalam penanganan ini. Luhut mengimbau masyarakat tidak perlu pananoid berlebihan, namun harus tetap hati-hati.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Listyo Sigit mengatakan bahwa peluncuran aplikasi ini adalah tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk mengawasi lebih ketat, terutama para pelaku perjalanan luar negeri yang baru kembali ke Indonesia.

Kapolri menyebutkan sejumlah manfaat dari aplikasi monitoring karantina PRESISI antara lain Polri memiliki database petugas yang berwenang melakukan monitoring per lokasi karantina,  petugas di lapangan memiliki data update nama-nama serta data pelaku karantina yang harus dimonitor per lokasi karantina.

Ketika aplikasi sudah aktif, maka koordinat peserta karantina secara periodik akan tersimpan dalam dashboard Polri. Oleh sebab itu, jika peserta berada hingga 200 meter di luar lokasi karantina, maka petugas dan command center akan menerima notifikasi. Sedangkan pihak yang dapat mengakses aplikasi tersebut adalah pelaku karantina, petugas yang berwenang, command center dan pimpinan. []

Baca juga: Menko Luhut: Pemerintah Indonesia Siap Menghadapi Omicron