NFT Laris Manis, Dua Pendiri OpenSea Sukses Jadi Miliarder

- Editor

Rabu, 19 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi non-fungible token (NFT). (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi non-fungible token (NFT). (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Situs dan aplikasi marketplace OpenSea kini semakin dikenal seiring dengan maraknya jual-beli aset non-fungible token (NFT). Untuk diketahui, NFT adalah sejenis sertifikat elektronik yang merupakan turunan aset kripto untuk dijadikan alat investasi.

OpenSea juga makin dikenal setelah Ghozali Everyday, yang merupakan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, berhasil meraih Rp 1,5 miliar dari penjualan NFT foto selfie-nya.

Ternyata, OpenSea didirikan oleh dua pemuda yang baru berusia sekitar 30 tahun, yaitu Alex Atallah dan Devin Finzer. Mereka kini telah berhasil menjadi miliarder, dengan kekayaan masing-masing diprediksi sekitar USD 2,2 miliar, seperti dikutip dari Forbes.

Atallah dan Finzer mendirikan OpenSea pada Desember 2017. Di marketplace NFT ini, pengguna bisa menjual atau membeli semua jenis NFT, dengan potongan biaya 2,5 persen dari setiap penjualan.

Saat ini, nilai valuasi OpenSea tercatat mencapai USD 13,3 miliar, tumbuh signifikan dari enam bulan lalu yang hanya sekitar USD 1,5 miliar.

Sebelum mendirikan OpenSea, Finzer pernah bekerja sebagai insinyur software di Pinterest pada 2015. Ditahun yang sama, ia juga mendirikan start-up pertamanya, Claimdog, yang kemudian dilepas kepada Credit Karma.

Sedangkan, Atallah yang merupakan lulusan Stanford University, pernah bekerja di Palantir dan sejumlah start-up, termasuk di Silicon Valley. []

Baca juga: 2021, Penjualan NFT Melesat Hampir Tembus USD 25 Miliar

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Bank Sentral India: Cryptocurrency Lebih Buruk dari Skema Ponzi

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB