2021, Penjualan NFT Melesat Hampir Tembus USD 25 Miliar

- Editor

Sabtu, 15 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi non-fungible token (NFT). (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi non-fungible token (NFT). (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Makin populernya aset kripto mendorong penjualan non-fungible token (NFT) sepanjang tahun lalu hampir mencapai USD 25 miliar, atau sekitar Rp 357 triliun (kurs 14.310).

Angka itu melesat jauh sekali dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar USD 94,9 juta, berdasarkan data DappRadar di sepuluh blockchain berbeda, yang digunakan untuk merekam siapa yang memiliki NFT. Meski begitu, ada tanda-tanda pertumbuhan penjualan NFT melambat jelang akhir tahun.

“Sekitar 28,6 juta dompet memperdagangkan NFT pada tahun 2021, naik dari sekitar 545.000 pada tahun 2020,” ujar pihak DappRadar, seperti dikutip dari Reuters.

Kenaikan harga sejumlah aset kripto memang terbilang sangat cepat tahun lalu, sehingga spekulan terkadang ‘membaliknya’ untuk meraih keuntungan dalam beberapa hari.

Selain DappRadar, NonFungible.com yang hanya melacak blockchain Ethereum, menyebutkan penjualan pada 2021 mencapai USD 15,7 miliar. Ini berarti uang yang dihabiskan untuk NFT pada tahun 2021 kira-kira setara dengan dana yang disediakan oleh Bank Dunia untuk membeli dan menyebarkan vaksin Covid-19.

Data pasar NFT terbesar, OpenSea, menunjukkan penjualan NFT memuncak pada Agustus, kemudian menurun pada September, Oktober dan November, sebelum meningkat lagi pada Desember.

Sejumlah orang tampaknya melihat NFT sebagai masa depan kepemilikan di dunia online dalam pengembangan metaverse, namun masih banyak juga orang yang bingung kenapa begitu banyak uang yang dihabiskan untuk barang-barang yang tidak terlihat secara fisik. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kekhawatiran IMF Soal Aset Kripto

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru