Start-up Thailand Akan Produksi Vaksin Covid-19 dari Daun Tembakau

- Editor

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daun tembakau. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi daun tembakau. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Start-up asal Thailand, Baiya Phytopharm, tengah berusaha mengembangkan vaksin Covid-19 jenis baru. Dalam pengembangan vaksin ini, Baiya Phytopharm akan menggunakan daun tembakau sebagai bahan dasarnya.

Saat ini, mereka sedang melakukan riset untuk memanfaatkan daun tembakau dari Australia.

“Kami ingin mengubah Thailand dari importir vaksin menjadi produsen vaksin,” ujar Dr. Suthira Taychakhoonavudh, dalam wawancaranya di CNBC.

Suthira mendirikan start-up tersebut pada tahun 2018 bersama Dr. Waranyoo Phoolcharoen. Mereka memang berkomitmen ingin membuat perbedaan.

Baiya juga menjadi perusahaan Thailand pertama yang masuk CU Innovation Hub Universitas Chulalongkorn. Fasilitas tersebut adalah pusat penelitian untuk start-up mengembangkan teknologi untuk memproduksi protein rekombinan, yang mampu menghasilkan obat dan vaksin.

Pada Desember lalu, Baiya telah melakukan uji coba fase pertama suntikan vaksin berbasis tanaman terhadap subjek manusia dan semua sukarelawan disebut selamat.

Meski begitu, Suthira mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan tingkat kemanjuran vaksin berbahan tembakau. Untuk sementara waktu, Baiya terus menggunakan vaksin yang sudah ada sebagai patokan.

Baiya menargetkan bisa memulai uji coba fase dua pada Februari dan uji coba fase tiga pada Juni mendatang.

Jika tak ada halangan, perusahaan tersebut berharap bisa mendapatkan persetujuan vaksin dari Administrasi Makanan dan Obat Thailand pada kuartal ketiga atau keempat tahun ini.

“Saat ini fasilitas kami dapat memproduksi sekitar lima juta dosis vaksin per bulan, yaitu sekitar 60 juta dosis vaksin per tahun,” ucap Suthira. []

Baca juga: Sebelum Terima Vaksin Booster, Pastikan 3 Syarat Ini Sudah Dipenuhi

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pendaftaran Paten di Thailand Akan Miliki Sistem Jalur Cepat

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB