Peak Tram Hong Kong Dibuka Kembali Setelah Facelift USD 102 Juta

- Editor

Minggu, 28 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peak Tram Hong Kong. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Chapman Chow)

Peak Tram Hong Kong. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Chapman Chow)

Pelopor.id | Jakarta – The Peak Tram dibuka kembali pada Sabtu (27/08/2022) setelah menjalani facelift selama setahun dengan investasi USD 102 juta, bahkan ketika terjadi pembatasan Covid-19 di Hong Kong.

Kereta gantung bersejarah, yang berasal dari tahun 1888 dan menawarkan pemandangan panorama cakrawala terkenal Pulau Hong Kong saat naik ke Victoria Peak, digunakan untuk menarik lebih dari enam juta pengunjung per tahun, menurut operatornya.

Perubahan terbaru menghadirkan gerbong trem yang lebih luas yang dapat menampung 210 penumpang, perombakan total sistem relnya, dan terminal yang didesain ulang di jantung kawasan pusat bisnis Hong Kong.

Peak Tram ditutup untuk peningkatan pada Juni 2021, periode ketika kendali perbatasan yang ketat dari pusat keuangan Tiongkok, sejalan dengan strategi nol-Covid Beijing, semuanya menghapus industri pariwisatanya.

Pembangunan kembali melampaui anggaran sekitar USD 15 juta, yang oleh operatornya dikaitkan dengan kesulitan rantai pasokan selama pandemi, seperti membawa trem buatan Swiss ke Hong Kong.

Tiket pulang-pergi dewasa sekarang berharga HKD 88, melonjak hampir 70% dari sebelum perubahan.

“Saya berharap semua pengunjung akan merasakan harga yang pantas. Kami harus mempertimbangkan kenaikan biaya operasional dan keberlanjutan bisnis kami dalam jangka panjang,” kata manajer umum operator trem Peak Complex, May Tsang, seperti dikutip dari AFP.

Hingga kini, Hong Kong masih terbilang sepi pengunjung. Dalam empat kuartal terakhir, Hong Kong hanya melihat total 134.000 pengunjung, masih sangat jauh dari angka 65 juta yang datang ke wilayah tersebut pada tahun 2018.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Thailand Pertimbangkan Insentif bagi Industri Ramah Lingkungan

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Berita Terbaru

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB