Taliban Terapkan Larangan Cryptocurrency di Afghanistan

- Editor

Sabtu, 27 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Bank sentral Afghanistan menerapkan larangan nasional terhadap cryptocurrency sejak bulan ini dan rezim Taliban telah menangkap sejumlah dealer yang menentang perintah untuk menghentikan perdagangan token digital.

Tindakan keras itu terjadi setelah sejumlah warga Afghanistan beralih ke cryptocurrency untuk mengamankan kekayaan mereka dan menjauhkannya dari jangkauan Taliban.

Kripto memang sudah menjadi cara yang populer untuk memindahkan uang masuk dan keluar negara, yang ditutup dari sistem perbankan global karena sanksi yang ditujukan pada kelompok militan.

“Bank sentral memberi kami perintah untuk menghentikan semua penukar uang, individu, dan pebisnis dari perdagangan mata uang digital palsu seperti yang biasa disebut sebagai Bitcoin,” kata kepala investigasi kriminal di markas polisi di Herat, Sayed Shah Saadaat, seperti dilansir dari Bloomberg.

Saadaat menyebut ada 13 orang yang ditangkap, sebagian besar dibebaskan dengan jaminan. Selain itu, lebih dari 20 bisnis terkait kripto telah ditutup di Herat, kota terbesar ketiga di Afghanistan dan pusat perdagangan token digital.

Sebelumnya pada bulan Februari, Taliban mengatakan pihaknya telah mempelajari apakah token digital dapat diizinkan di bawah praktik keuangan Islam, lantaran mereka sedang mencari semua opsi untuk memperbaiki ekonomi yang hancur.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   FTX Trading Raih Pendanaan Seri-C Senilai USD 400 Juta

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB