Joe Biden Minta Taliban Bebaskan Warga AS yang Disandera

- Editor

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/whitehouse.gov)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/whitehouse.gov)

Pelopor.id | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meminta Taliban segera membebaskan pria yang diyakini sebagai sandera Amerika terakhir di Afghanistan. Biden menyampaikan seruan ini menjelang peringatan dua tahun penculikan Mark Frerichs, veteran Angkatan Laut AS yang menghabiskan satu dekade di Afghanistan sebagai insinyur sipil.

“Taliban harus segera membebaskan Mark sebelum bisa mengharapkan pertimbangan bagi aspirasinya untuk legitimasi. Ini tidak bisa dinegosiasikan,” ucap Biden dalam pernyataannya, seperti dikutip dari AFP.

Biden juga mengatakan bahwa penyanderaan dan juga tindakan mengancam keselamatan warga AS atau setiap warga sipil yang tidak bersalah adalah tindakan kejam dan pengecut.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki menyatakan bahwa Departemen Luar Negeri AS dan para pejabat AS tengah terlibat dalam upaya mendorong pembebasan Frerichs.

“Mereka terus menekan Taliban untuk pembebasannya, terus membahas statusnya dalam keterlibatan level senior,” ujar Psaki.

Berdasarkan sejumlah laporan, para perunding Taliban pernah mengusulkan pertukaran tahanan yaitu Frerichs dengan Bashir Noorzai, panglima perang suku Afghanistan dan sekutu Taliban yang dipenjara seumur hidup di AS akibat menyelundupkan heroin. Namun AS tidak tertarik dengan tawaran itu.

Sebelumnya, AS telah menarik seluruh tentaranya dari Afghanistan pada Agustus 2021, yang mengakhiri perang selama dua dekade.

Namun hal itu bukan berarti AS mengakui kepemimpinan Taliban. Otoritas AS berulang kali mengatakan kepada Taliban bahwa mereka harus memperoleh legitimasi, sebelum bisa diakui oleh komunitas internasional. []

Baca juga: Presiden AS Joe Biden Cabut Larangan Perjalanan dari Afsel

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2022 Lanjutkan Tren Surplus 25 Bulan Berturut-turut

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru