Bertambah Lagi Negara Bagian AS yang Melarang Aborsi

- Editor

Jumat, 26 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aborsi. (Foto: Pelopor.id/iStock)

Ilustrasi aborsi. (Foto: Pelopor.id/iStock)

Pelopor.id | Jakarta – Aborsi menjadi ilegal di tiga negara bagian Amerika Serikat (AS) pada Kamis (25/08/2022). Idaho, Tennessee dan Texas bergabung dengan 10 negara bagian lain yang dikuasai Partai Republik dalam menerapkan larangan hampir total terhadap aborsi.

Dua bulan setelah Mahkamah Agung mencabut hak konstitusional untuk aborsi, hampir 21 juta wanita telah kehilangan akses ke prosedur di negara bagian asal mereka, menurut sebuah analisis oleh The Washington Post.

Hukum di Idaho, Tennessee dan Texas “dipicu” setelah Mahkamah Agung pada 24 Juni membatalkan keputusan penting “Roe v. Wade” 1973 yang mengabadikan hak perempuan untuk melakukan aborsi dan mengizinkan negara bagian untuk menetapkan hukum mereka sendiri.

Di Texas, di bawah undang-undang baru, dokter bisa menghadapi hukuman penjara seumur hidup dan denda tidak kurang dari USD 100.000 jika melakukan aborsi. Texas dan Tennessee tidak membuat pengecualian untuk pemerkosaan atau inses, meskipun Idaho melakukannya.

Pembatasan negara berkisar dari larangan total aborsi elektif hingga larangan setelah enam minggu, ketika banyak wanita bahkan tidak tahu bahwa mereka hamil. Banyak wanita telah dipaksa untuk melakukan perjalanan ratusan mil untuk mendapatkan prosedur di negara bagian lain.

Mengutip AFP, Presiden AS Joe Biden dari Partai Demokrat mengutuk putusan Mahkamah Agung yang didominasi konservatif dan telah berjanji akan melakukan segala upaya untuk memastikan akses ke aborsi.

Pemerintahan Biden meraih kemenangan tipis di Idaho pada Rabu, ketika seorang hakim memutuskan bahwa undang-undang federal mengharuskan dokter untuk memberikan aborsi kepada wanita yang menderita keadaan darurat medis di rumah sakit yang menerima dana Medicare dari pemerintah.

Namun, dalam ilustrasi lanskap hukum yang rumit, seorang hakim di Texas, yang ditunjuk dari Partai Republik, mengeluarkan putusan yang bertentangan dalam kasus serupa, yang menyiapkan panggung untuk pertempuran pengadilan lebih lanjut.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Investigasi Juventus, Jaksa Italia Selidiki Transfer Cristiano Ronaldo

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Berita Terbaru

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

Penyanyi remaja, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB