Pengadilan Hong Kong Menolak Banding Pernikahan Homoseksual

- Editor

Kamis, 25 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi LGTBQ. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Wokandapix)

Ilustrasi LGTBQ. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Wokandapix)

Pelopor.id | Jakarta – Pengadilan Hong Kong menolak banding komunitas gay Hong Kong terhadap penolakan lama kota itu terhadap pernikahan sesama jenis kepada mereka yang telah menikah secara sah di luar negeri.

Aktivis LGBTQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer) telah meraih sejumlah kemenangan pengadilan dalam beberapa tahun terakhir melawan diskriminasi yang kini dimasukkan ke dalam undang-undang Hong Kong. Namun, keputusan hari Rabu (24/08/2022) berarti pencabutan larangan pernikahan gay saat ini kemungkinan harus melalui undang-undang dan bukan pengadilan.

Banding diajukan oleh aktivis terkemuka Jimmy Sham, yang menikah dengan pasangannya di Amerika Serikat (AS) pada tahun 2013, dan berusaha mendapatkan pengakuan secara hukum di kota asalnya, Hong Kong.

Tiga hakim memutuskan Rabu bahwa Undang-Undang Dasar, mini-konstitusi Hong Kong, “hanya lebih memilih pernikahan heteroseksual, yang berarti bahwa hanya pasangan heteroseksual yang berhak atas pengakuan pernikahan asing mereka”.

“Jika pasangan sesama jenis yang menikah di luar negeri ditawarkan pengakuan, itu akan menciptakan ketidakcocokan yang melekat antara mereka dan pasangan gay yang tidak dapat menikah secara sah di Hong Kong,” kata hakim seperti dikutip dari AFP.

Putusan itu kini hanya dapat dibatalkan oleh Pengadilan Banding Akhir Hong Kong, tetapi tidak jelas apakah Sham akan melanjutkan pertempuran hukum yang kini telah ditolak oleh dua tingkat pengadilan.

Jajak pendapat menunjukkan semakin banyak warga Hong Kong, terutama penduduk yang lebih muda, mendukung hak-hak gay sementara makin banyak bisnis internasional telah mendukung kampanye kesetaraan pernikahan, dengan alasan itu akan memudahkan untuk menarik bakat.

Namun kepemimpinan Hong Kong yang disetujui Beijing telah menunjukkan sedikit keinginan dalam beberapa tahun terakhir untuk meloloskan undang-undang yang mungkin membawa kesetaraan bagi penduduk LGBTQ.

Baca Juga :   OJK Jepang Minta Bursa Kripto Patuhi Sanksi Terhadap Rusia

Banyak dari mereka yang mengadvokasi kesetaraan terlibat dalam gerakan demokrasi kota yang sekarang hancur, sementara sejumlah politisi pro-pemerintah terkemuka telah secara terbuka berbicara menentang hak-hak gay.

Sejauh ini, satu-satunya negara di Asia yang telah melegalkan pernikahan gay adalah Taiwan.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB